Unja Lakukan Penandatangan MoU Dengan Pemkab Kerinci

KBRN, Sungai Penuh: Menindaklanjuti ekspose hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Universitas Jambi (Unja) beberapa waktu lalu, serta untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mengembangkan perekonomian masyarakat melalui berbagai sektor, Universita Jambi menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Rektor Unja bersama Bupati Kerinci, Jum’at (07/08/2020) Yang bertempat di Gedung Serba Guna Dusun Baru Siulak.

Rektor Unja Prof. H. Sutrisno menyebutkan, MoU yang ditandatangani ini merupakan moment dalam mesosialisasikan dan mengimplementasikan kampus merdeka dan merdeka belajar, yang intinya Unja harus mampu bersinergi bersama Pemerintah Daerah dengan menganilisis berbagai perosalan yang terjadi, sehingga dapat dijadikan sebagai pusat unggulan di Universitas Jambi.

“Banyak potensi di Kerinci ini yang bisa dikembangkan, diantaranya Agro, Industri dan lingkungan termasuk tanaman kopi, kulit manis, kentang, serta yang tidak kalah pentingnya adalah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,”ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Adirozal menyambut baik, serta memberikan apresiasi kepada Universitas Jambi yang telah berkenan menjadikan Kabupaten Kerinci sebagai pusat penelitian, sehingga potensi-potensi yang ada di Kabupaten Kerinci bisa dikembangkan, terutama potensi yang berkaitan dengan sektor pariwisata.

“Kita bahagia, ketika daerah kita dijadikan kampus, yang artinya mereka akan menggali potensi daerah kita, kemudian mereka meneliti, mereka mengembangkan, apalagi terkait pariwisata,” ujar Bupati Adirozal.

Kerjasama yang dilakukan oleh Universitas Jambi dan Pemerintah Kabupaten Kerinci tersebut diawali dengan pengembangan sektor UMKM dan Pariwisata yang terkait dengan pengelolaan sirup kayu manis dan dodol kentang, yang kemudian akan dikembangkan pada sektor-sektor lainnya.

Dengan harapan, kerjasama ini dapat membantu mewujudkan Kabupaten Kerinci yang lebih baik, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00