10 Hot Spot Muncul di Jambi

Kasi Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha, Kurnianingsih

KBRN, Jambi : 10 titik panas atau hot spot terpantau muncul di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Dijelaskan  Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Sultan Thaha, Kurnianingsih, dari hasil pemantauan satelit Aqua, Terra, dan Suomi yang datanya diupdate pagi tadi menunjukkan, 10 hot spot terpantau tersebar di Kabupaten Batanghari dan Tebo masing-masing  tiga titik, Muarojambi dua titik, kabupaten Sarolangun dan Tanjungjabung Barat masing-masing satu titik.   

Namun dari hasil pengecekan lapangan atau ground check, tidak semua hot spot yang muncul tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan, seperti  satu hot spot yang terpantau di Kabupaten Tanjungjabung  Barat yang ternyata berasal dari  sumur minyak Petrochina di Betara. “Seperti yang terpantau di wilayah Tanjungjabung Barat adalah pantauan titik panas dari sumur minyak dan gas Petrochina. Jadi beberapa hari yang lalu, tanggal 23 Juni BMKG, Manggala Agni, Petrochina dan Babinsa melakukan ground check ke Tanungjabung Barat dan Tanjungjabung Timur. Kenapa kita lakukan ground check? Karena kan kok banyak titik panas di daerah tersebut. Kalau informasi dari Petrochina kan itu berasal dari sumur minyak, makanaya kita mengecek kebenarannya,”ujar Kurnianingsih, Rabu (1/7/2020).  Dijelaskannya, saat ini Provinsi Jambi telah berada pada musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung hingga September mendatang.  Meki musim kemarau tahun ini lebih basah dibanding musim kemarau tahun lalu karena  indeks Elnino yang netral, namun seluruh pihak diminta untuk tetap mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Sementara untuk Wilayah Jambi bagian Tengah dan Timur masuk dalam zona kuning dan merah atau mudah terbakar, dalam pemeringkatan bahaya kebakaran hutan dan lahan atau fire danger rating system .  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00