Satu Perawat di RSUD MHA Thalib Kerinci Dinyatakan Positif Berdasarkan Hasil Rapid Test

KBRN, Sungai Penuh: Satu perawat di RSUD MHA Thalib Kerinci dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test, dimana rapid test ini dilakukan untuk membantu menskrining dan kontak tracing pasien yang dicurigai terinfeksi virus corona, namun untuk memastikan apakah perawat tersebut terinfeksi virus corona pihak rumah sakit masih menunggu keluarnya hasil uji swab.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama RSUD MHA Thalib Kerinci Iwan Suwindra, Kamis (28/5/2020), dijelaskannya protap yang dilakukan pihak rumah sakit terhadap tim medis yang kontak langsung dengan pasien dilakukan rapid test saat usai menjalani tugas, mereka di isolasi terlebih dahulu selama 14 hari dan dilakukan rapid test.

"Kalau hasil rapid test nya negatif, maka petugas medis yang bersangkutan bisa kembali melanjutkan tugas, diruang tugasnya masing-masing," jelasnya.

Sementara itu ditempat terpisah Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Hermendizal saat dikonfirmasi juga membenarkan, adanya petugas kesehatan yang berdinas di RSUD MHA Thalib Kerinci dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test, dan pihaknya juga telah melakukan tracing kontak terhadap warga yang di duga pernah melakukan kontak langsung dengan petugas medis tersebut.

"Hari ini kami melakukan tracing kontak dengan warga pulau sangkar, karena petugas dinas kesehatan di RSUD MHA Thalib Kerinci yang dinyatakan rapid test itu sering pulang ke Pulau Sangkar,” ungkap Hermendizal, Rabu (27/5/2020) kemarin.

Sebelumnya Satu pasien positif asal Kabupaten Kerinci dinyatakan sembuh berdasarkan Dua kali uji swab yang menunjukan hasilnya negatif. Sementara itu berdasarkan data hingga 27 Mei 2020, jumlah pasien positif di Kabupaten Kerinci Nol, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Nol dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 30 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00