Imigrasi Kerinci Buka Layanan Simpatik

KBRN, SUNGAI PENUH : Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-77 Kementerian Hukum dan HAM RI tahun 2022, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci menggelar Kegiatan pelayanan Paspor Simpatik.

Dimana Kantor Imigrasi Kerinci menyelenggarakan berbagai kegiatan Bhakti pelayanan yang merupakan Kontribusi langsung dari Tim Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II NON TPI Kerinci.

Salah satunya dengan dibukanya Layanan Paspor Simpatik atau layanan proses paspor pada hari libur, sesuai dengan tema HDKD Ke – 77 yaitu; “Dengan Semangat Kebersamaan Kita Tingkatkan Kinerja Kemenkumham Semakin PASTI dan BerAKHLAK”.

Kepala Kantor Imigrasi Kerinci, Raden Indra Iskandarsyah melalui Plt. Kepala Seksi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian, Albabun Ilham mengungkapkan, layanan Paspor Simpatik di hari libur ini ditujukan untuk memudahkan warga yang tidak sempat mengurus paspor di hari kerja.

”Hari ini yang dilayani merupakan Kategori pemohon Lansia yang harus didampingi sanak keluarga yang pada hari kerja kesulitan mengatur jadwalnya karena mungkin kesibukan pekerjaannya,” tutur Albabun.

Ditambahkan Albabun, Layanan Paspor Simpatik artinya Pemohon tidak perlu mendaftar atau registrasi online seperti biasanya, melainkan langsung datang ke kantor dan langsung wawancara atau dikenal dengan sistem Walk-in. ‘Semoga dengan adanya layanan ini dapat memudahkan masyarakat dalam pembuatan paspor,” tambahnya.

Dijelaskan Albabun, adapun untuk kuota permohonan pada pelayanan paspor simpatik hari ini adalah sebanyak 70 permohonan, yang berlaku bagi permohonan pembuatan paspor baru, maupun penggantian paspor karena habis berlaku.

“Biaya pengurusan paspor baru maupun penggantian paspor biasa sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 adalah sebesar Rp 350.000,-, dan bisa dibayarkan ke bank ataupun Pos Indonesia,” jelasnya.

“Semoga layanan yang diinisiasikan oleh Tim pelayanan dan verifikasi dokumen ini bermanfaat bagi masyarakat dan semakin merasa dekat dengan Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Kantor Imigrasi Kerinci,” tutup Albabun

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar