Warga Sungai Ning Sayangkan Lambannya Sikap Pemerintah Dalam Menangani Sampah

KBRN, Sungai Penuh : Hingga saat ini polemik persoalan pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Renah Padang Tinggi (RPT) desa Sungai Ning kecamatan Sungai Bungkal belum menemukan titik terang.

Meski warga telah memberikan waktu kepada pemerintah untuk bisa memanfaatkan RPT sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) selama enam bulan kedepan, namun opsi yang disampaikan melalui rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) belum ditanggapi dengan serius oleh Pemerintah Daerah melalui surat pernyataan, sehingga hal ini membuat warga desa Sungai Ning kembali memblokir jalan yang merupakan akses menuju RPT tersebut dan berdampak terhadap terjadinya penumpukan sampah disetiap TPS.

Tokoh Pemuda Desa Sungai Ning Deky Hamdani menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai lamban dalam menyikapi persoalan sampah tersebut, mengingat pasca dikeluarkannya surat rekomendasi dari DPRD terkait kesepakatan dalam penanganan sampah, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah terkait persetujuan rekomendasi yang dikeluarkan.

"Kalau persoalan ini tidak segera ditindaklanjuti dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak baru ditengah masyarakat, bisa-bisa keputusan yang sudah direkomendasikan bisa mentah kembali, itu yang kita takutkan," kata Deky kepada rri.co.id, Selasa (9/8/2022).

Deky menuturkan, Sebelumnya warga Sungai Ning menolak pembuangan sampah di RPT dikarenakan aliran sungai yang menjadi sumber air bersih tercemar akibat pembuangan sampah. Sehingga warga setempat tidak bisa memanfaatkan air sungai lagi untuk mandi maupun mencuci.

"Walaupun  sekarang ini sumber air bersih sudah dialihkan pada sumber mata air lainnya, namun warga hanya bisa memberikan waktu kepada Pemerintah Daerah untuk bisa membuang sampah di RPT selama 6 bulan. Setelah enam bulan RPT  akan ditutup dan tidak boleh dimanfaatkan untuk pembuangan maupun pengolahan sampah dalam bentuk apapun," tambahnya.

Opsi ini diberikan warga karena warga menghawatirkan pembuangan sampah di RPT akan mengakibatkan bencana di wilayah tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar