Hewan Ternak Yang Terjangkit PMK di Kerinci Sudah Mencapai 137 Ekor

KBRN.Kerinci : Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci Wira Jaya Menyebutkan,total hewan ternak di Kabupaten Kerinci terjangkit Penyakit mulu dan kuku mencapai 137 ekor,namun  tingkat kesembuhan hewan ternak yang terdampak PMK sudah mencapai 128 ekor sisa masih dalam pengobatan.

Hal ini tidak lepas dari partisipasi masyarakat yang terus melaporkan kepada petugas kesehatan hewan untuk lakukan pengobatan,agar bisa sembuh.

"ini berdasarkan laporan dari petugas kita di lapangan pada  5/7/2022 yang lalu."Kata Wira Jaya Kabid Peternakan,Rabu (6/7/2022).

Selain itu juga,dirinya menyebutkan hewan ternak yang jangkit PMK yang akan di lakukan pengobatan dengan menggunakan obat-obatan seperti antibiotik,vitamin maupun yang lainnya.

"untuk obat-obatan khusus hewan ternak yang terjangkit PMK sedangkan hewan yang sehat akan di vaksinasi,"Tegasnya

Lebih lanjut di jelaskannya,sejauh ini pihaknya telah melakukan vaksinasi hewan ternak di Kabupaten Kerinci sebanyak 200 ekor,hal ini berdasarkan jumlah vaksin yang di terima oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci dari pemerintah Pusat.

Namun berdasarkan instruksi dari Pemerintah Pusat,hewan ternak yang di vaksinasi yakni berada di zona hijau di tiga Kecamatan terutama di Kecamatan Bukit Kerman,Kecamatan Batang Merangin dan Kecamatan Gunung Raya,yang merupakan  daerah belum di temukan kasus PMK.

"untuk syarat hewan ternak yang di vaksinasi harus berada sekitar 10 kilometer dari lokasi di temukannya kasus PMK,namun kebanyakan hewan ternak yang terjangkit di Kabupaten Kerinci lebih di dominasi oleh Sapi,"Pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar