Mengenal Sistem Pertanian Terpadu

KBRN, Jambi : Pertanian terpadu merupakan sistem yang mengintegrasikan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan ilmu lain yang terkait dengan pertanian dalam satu lahan, sehingga diharapkan dapat sebagai salah satu solusi alternatif bagi peningkatan produktivitas lahan, program pembangunan & konservasi lingkungan serta pengembangan desa secara terpadu. 

"Hasil pertanian dan perikanan diharapkan mampu mencukupi kehidupan jangka pendek, sedangkan hasil peternakan dan perkebunan dapat dimanfaatkan untuk kehidupan jangka menengah. Tanaman menghasilkan produk samping berupa hijauan yang dapat digunakan sebagai pakan ternak dan pakan ikan. Kotoran ternak dimanfaatkan untuk memupuk tanaman dan sebagai pakan ikan. Sedangkan kotoran ikan dapat digunakan untuk memupuk tanaman" Jelas Ibu Kiki Suheiti, S.TP., M.Eng pada Kiprah Indonesia RRI, Senin (04/06/2022). 

Hadirnya sistem pertanian terpadu dimaksudkan untuk memperpanjang siklus biologis dengan mengoptimalkan pemanfaatan sisi lain pertanian dan peternakan

Sambungnya, "Sistem pertanian terpadu selain hemat energi juga mempunyai keunggulan lain yang merupakan solusi dari masalah yang berhubungan dengan semakin sempitnya ketersediaan lahan, yaitu dengan usaha intensifikasi yang dapat menjadi solusi meningkatkan produktivitas untuk kemandirian dan swasembada pangan melalui pemanfaatan beragam jenis sarana".

Pembangunan seperti halnya dua sisi mata uang hadir menampilkan sisi manfaat dan risiko. Hasil pembangunan yang terpenting adalah tumbuhnya komitmen mengenai kesejahteraan hidupmasyarakat. Pembangunan pertanian terpadu dan berkelanjutan bermakna meningkatkan kesejahteraan masa kini, tanpa mengurangi kemampuan generasi masa depan dalam mengolah sumber daya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar