Dinas Perkim Kota Sungai Penuh Genjot Penataan Kawasan Kumuh

KBRN, Sungai Penuh : Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Sungai Penuh terus berupaya mengurangi kawasan kumuh. Setelah dilakukan pemetaan dan perhitungan, maka di Kota Sungai Penuh terdapat delapan wilayah yang dinyatakan kawasan kumuh. 

Kepala Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan Dinas Perkim Kota Sungai Penuh Robby Wijaya mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan dan perhitungan serta penilaian berdasarkan peraturan yang ada. Dan penilaian itu berdasarkan tujuh indikator kumuh yakni kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, pengolahan air limbah, drainase lingkungan, pengolahan persampahan serta proteksi kebakaran.

"Setelah melakukan perhitungan dan penilain, maka terdapat beberapa daerah yang di nyatakan kawasan kumuh. Didalam beberapa daerah ini nantinya penangannya tidak seluruhnya di tangani oleh Kota Sungai Penuh," kata Robby Wijaya, Senin (04/07/2022).

Robby Wijaya menambahkan, untuk luas 1-10 hektar  kewenangan penanganan nya menjadi tanggung jawab pihak Kota  Sungai Penuh, sementara untuk luas 10- 15 hektar kewenangan penangannya berada di provinsi, untuk luas 15 hektar ke atas itu kewenangan penangannya menjadi tanggung jawab pusat, dan penangannya akan dilakukan secara bertahap tidak bisa selesai sàtu tahun.

"Untuk penangan wewenang provinsi dan pusat, kami sudah mengajukan proposal ke provinsi dan pusat agar segera ditindak lanjuti," tambahnya.

Sementara Delapan wilayah yang dinyatakan kumuh itu di antaranya:

1. Kawasan Pinggir Sungai Batang Merao, kawasan ini berada di kecamatan Hamparan Rawang, Tanah Kampung dan kecamatan Kumun Debai, di tiga kecamatan ini meliputi desa Paling Serumpun, Tanjung, Tanjung Bunga, Tanjung Muda, Tanjung Karang dan desa Pinggir Air. Di enam desa ini  berjumlah 78,91 hektar.

2. Hamparan Rawang. Kawasan ini berada di kecamatan Hamparan Rawang, meliputi desa Kampung Dalam, Larik Kemahan, Koto Teluk dan desa Koto Beringin. Di empat desa ini  berjumlah 28,97 hektar.

3. Kumun Debài. Kawasan ini berada di kecamatan Kumun Debai dan meliputi desa Kumun Hilir, Sandaran Galeh dan desa Ulu Air di tiga desa ini berjumlah 39,01 hektar.

4. Pasar Baru, Sungai Penuh. Kawasan ini berada di kecamatan Sungai Penuh dan berlokasi di desa Pasar Baru, berjumlah 3, 64 hektar.

5. Pesisir Bukit. Wilayah ini berada di kecamatan Pesisir Bukit dan berlokasi di desa Koto Renah dan desa Koto Tengah, berjumlah 13,80 hektar.

6. Sungai Jernih. Wilayah ini berada di Kecamatan Pondok Tinggi dan lokasinya di desa Sungai Jernih, berjumlah 14,11 hektar.

7. Sungai Ning. Wilayah ini berada di Kecamatan Sungai Bungkal dan lokasinya di desa Sungai Ning, berjumlah 12.30 hektar.

8. Tanah Kampung. Wilayah ini berada di kecamatan Tanah Kampung dan lokasinya berada di desa Koto Baru, Koto Pudung, Koto Tuo, Mekar Jaya, Pendung Hiang dan desa Baru Debai, berjumlah 41,18 hektar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar