Pembangunan Rusunawa di Kota Sungai Penuh,Terkendala Kesiapan Lahan

KBRN.Sungai Penuh : Pemerintah Kota Sungai Penuh berencana akan membangun rumah susun sedehana sewa atau Rusunawa bagi masyarakat yang berpengasilan rendah terutama yang belum memiliki rumah,namun sayangnya masih terkendala mahalnya harga tanah yang ada di Seputaran Kota Sungai Penuh.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Sungai Penuh Sutrisno mengatakan,hingga saat ini pemkot Sungai Penuh masih kesulitan untuk kesiapan lahan,lantaran mahalnya harga tanah  diatas harga nilai jual objek pajak atau NJOP.

"untuk pembelian tanah ada standar harga yang telah di tetapkan,maka dari itu kita belum memiliki kata sepakat,"Kata Sutrisno Kadis Perkim Kota Sungai Penuh,Rabu (29/06/2022).

Lebih lanjut di ungkapnya,untuk masalah harga tanah diatas 100 ribu rupiah   hingga 200 ribu rupiah  per meternya.

"jika ini bisa terwujud akan sangat membantu masyarakat yang belum memiliki rumah untuk segera memiliki rumah,dengan sewa yang murah di subsidi Pemerintah Daerah lagi,"Tegasnya

sejauh ini  pihak Kementerian PUPR  telah  meminta Pemerintah kota Sungai Penuh untuk memenuhi beberapa syarat seperti kesiapan lahan atau tanah untuk pembangunan rusunawa minimal setengah hektar,serta tanah tersebut telah memiliki sertifikat,apabila syarat tersebut sudah terpenuhi maka pemerintah pusat akan mulai melakukan pembangunan rusunawa di kota sungai penuh.

"untuk konsep rusunawa ini merupakan rumah hunian dengan tipe  bertingkat sama hal dengan apartemen,dengan fasilitas kamar tidur serta wc,"Pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar