Permintaan Batik Incung GNCE Mulai Meningkat

KBRN, Sungai Penuh : Permintaan batik khas incung GNCE Kota Sungai Penuh dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Bahkan permintaan batik dari pelanggan bisa mencapai 200 helai dasar kain batik selama sebulan,berbeda  pada saat pandemi covid-19,permintaan batik hanya mencapai 50 helai dalam sebulan.

Lantaran batik bisa di pakai oleh semua kalangan,baik anak-anak hingga orang dewasa,apalagi di saat acara resmi maupun dalam acara santai berkumpul bersama keluarga.

"Untuk kondisi sekarang,sangat jauh perbedaan,ekonomi sudah mulai bangkit,permintaan dari pelanggan juga sudah meningkat," kata Melya, pengrajin batik incung GNCE, Selasa (28/06/2022).

Selain itu juga,untuk pelanggan tidak hanya berasal dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci namun juga berasal dari luar daerah.

"Untuk masalah pemasaran bisa di lakukan secara online maupun offline atau pun mendatangi secara langsung toko batik incung GNCE Kota Sungai Penuh," tambahnya.

Ia juga mengungkapkan,untuk harga batik sendiri bervariasi mulai dari Rp.140.000 hingga Rp.800.000 perhelai,tergantung lagi dengan motif batik yang di inginkan oleh pelanggan.

"Kalau untuk batik jenis cap sedikit murah,namun berbeda dengan batik tulis yang mengalami tingkat kesulitan tersendiri di dalam memproduksinya,makanya  harga batik tersebut terbilang mahal," pungkasnya

Sejauh ini,produksi batik yang di produksi oleh rumah batik incung GNCE juga bisa di pesan dalam jumlah banyak seperti pemesan untuk kalangan anak sekolah,perkantoran maupun yang lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar