Minat Masyarakat Kabupaten Kerinci Kejar Paket C Masih Tinggi.

KBRN.Kerinci – Minat masyarakat Kabupaten Kerinci untuk mendapatkan ijazah penyetaraan SMP maupun SMA melalui program kelompok belajar paket A B dan C  di satuan pendidikan  non formal sanggar kegiatan belajar atau SPNF-SKB  milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci masih tinggi.

Hal ini sebagaimana di ungkapkan salah seorang pegawai satuan pendidikan  non formal Doli Maryani mengatakan,pada tahun 2021 yang lalu terdapat 70 orang masyarakat Kabupaten Kerinci yang mengikut kelompok belajar paket B dan paket C,pada tahun 2020 hanya terdapat  40 orang yang mengikuti program kelompok belajar.

” Mereka yang mengikuti penyeteraan ijazah ini berasal dari berbagai Desa yang ada di Kabupaten Kerinci,selain mengikuti kelompok belajar meraka juga bisa mengikuti pengembangan keterampilan seperti belajar menjahit,bordir,manik-manik hingga belajar keterampilan komputer”.Kata Doli Maryani,Rabu (26/01).

Lebih lanjut ,di jelaskan Doli Maryani kebanyakan masyarakat yang mengikuti program  kelompok belajar ini lebih di dominasi oleh kalangan perempuan  namun terdapat juga dari kalangan lak-laki,lantaran banyak ibu-ibuk yang mengalami putus sekolah di karenakan dengan berbagai alasan mulai dari menikah di usia muda hinggan kepada terhimpit masalah ekonomi.

” alasan mereka sempat putus sekolah,berbagai alasan mulai dari terhimpit masalah ekonomi hingga kepada menikah muda”.tambahnya

Selain itu juga,agar bisa mendaftar di satuan pendidikan non formal ini,masyarakat cukup hanya menyerah pas photo serta photo copi rapor terakhir,serta bisa mengikuti satuan non formal lainnya yang ada ada di Desa-Desa.

di  samping itu,saat di tanya motivasi masyarakat yang ingin mengikuti program kelompok belajar mulai dari ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga kepada untuk memenuhi persyaratan agar bisa mendapatkan pekerjaan yang membutuhkan ijazah.

” apa lagi zaman sekarang ini,sangat syarat untuk melamar pekerjaan harus memiliki ijazah minimal SMA sederajat,maka dari itu sebagian masyarakat ingin mendapat ijazah penyeteraan”.tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar