Tiga daerah di provinsi Jambi nol covid.

KBRN, Jambi : Tiga kabupaten di Provinsi Jambi mencatat nol kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, yakni Muarojambi, Merangin, dan Sarolangun. "Kabupaten Muarojambi, Merangin, dan Sarolangun nol kasus Covid-19," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, Kamis.28/10/2021.

Dalam satu bulan terakhir terjadi penurunan kasus Covid-19 yang cukup signifikan di Provinsi Jambi. Dalam satu hari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak lebih dari 15 orang. Hingga saat ini pasien Covid-19 yang masih menjalani proses perawatan yang tersebar di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Jambi berjumlah 52 orang. Diantaranya, satu orang di Kota Sungaipenuh, dua orang di Kabupaten Tanjab Timur, empat orang di Kabupaten Bungo dan lima orang di Kabupaten Tanjab Barat.

Kemudian 14 orang di Kabupaten Tebo dan masing-masing sepuluh orang di Kabupaten Batanghari dan Kota Jambi.

Menurunnya kasus Covid-19 di Provinsi Jambi berkat kerjasama seluruh Satgas Covid-19 di daerah itu dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19, mulai dari mengimbau masyarakat memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menghindari kerumunan hingga mengurangi mobilitas.

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turut memiliki andil dalam penurunan kasus Covid-19 di daerah itu. Serta capaian vaksinasi Covid-19 yang lumayan tinggi.

Dimana saat ini capaian vaksinasi Covid-19 Provinsi Jambi sebesar 54,80 persen, artinya dari sasaran vaksinasi sebanyak 2.686.193 orang yang sudah di vaksinasi sebanyak 1.472.005 orang.

Selain itu kegiatan testing, tracing dan treatment yang ketat juga berperan dalam penurunan kasus Covid-19 di daerah itu. Dimana saat ini sudah terdapat laboratorium PCR bergerak atau Mobile Laboratorium PCR yang siap siaga 24 jam melakukan tes PCR.

Selain untuk percepatan testing kontak erat Covid-19 laboratorium bergerak tersebut juga di manfaatkan masyarakat sebagai syarat penerbangan dan penugasan kerja. Seperti tenaga kerja pertambangan dan karyawan BUMN dan PNS di daerah itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00