BPS Jambi Catat Dampak Covid Terhadap Ketenagakerjaan Sebanyak 147 Ribu Orang

Kepala BPS Provinsi Jambi Wahyudin

KBRN:Jambi. Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Jambi mencatat jumlah angkatan kerja di Jambi pada Februari 2021 sebanyak 1,83 juta orang atau berkurang hampir seribu orang dibanding Agustus 2020. 

Kepala BPS provinsi Jambi Wahyudin menyebutkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 67,3 persen atau turun 0,49 poin.

"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2021 sebesar 4,76 persen turun 0,36 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2020, "sebut Wahyudin dalam rilis virtualnya, Rabu (5/5/2021).

Lebih lanjut disampaikan, Penduduk bekerja sebanyak 1,75 juta orang, meningkat sebanyak 6 ribu orang dari Agustus 2020. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah sektor pertanian (0,9 persen poin) sedang sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor perdagangan besar dan eceran (1,56 persen poin). 

Selama semester terakhir, pekerja informal tercatat sebanyak 1,09 juta orang (62,79 persen) atau  naik sebesar 0,05 persen poin dibanding Agustus 2020. "dalam semester terakhir persentase pekerja setengah pengangguran turun sebesar 2,32 persen poin, sedangkan pekerja paruh waktu turun 3,89 persen poin, " pungkasnya.

Sementara itu, kondisi pandemi Covid 19 yang terjadi turut berdampak pada ketenagakerjaan. Setidaknya terdapat 147 ribu orang terdampak covid-19 atau 3,61 Persen. 

"dampak pandemi covid 19 diprovinsi Jambi meliputi  pengangguran  sebesar 6,46 ribu orang, Bukan Angkatan Kerja (BAK) Yang umumnya kaum ibu-ibu sebesar 2,48 ribu orang, sementara tidak bekerja Sebanyak 8,19 ribu orang dan Terbanyak berdampak pada penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja Sebanyak 129,88 ribu orang," Kata Wahyudin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00