Larangan Mudik ASN, Kejati Jambi Awasi Berjenjang

Dr. Sri Heny Alamsari, SH, MH, Asisten Pembinaan Kejati Jambi
Dialog Jaksa Menyapa, Kamis (22/4/2021)
Dialog Jaksa Menyapa, Kamis (22/4/2021)

KBRN, Jambi : Jajaran Kejaksan Tinggi (Kejati) Jambi akan melakukan pengawasan berjenjang secara internal terkait pelaksanaan kebijakan pemerintah tentang larangan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Hal itu disampaikan Asisten Pembinaan Kejati Jambi, Sri Heny Alamsari dalam dialog Jaksa Menyapa di RRI Jambi hari ini. Menurutnya, meski seluruh pegawai kejaksaan mempunyai integritas tinggi untuk melaksanakan ketentuan dari pemerintah pusat yang juga telah ditindaklanjuti oleh surat Edaran Jaksa Agung, namun pengawasan melekat dan berjenjang akan tetap dilakukan. Pengawasan berjenjang yang dilakukan nantinya akan dilaporkan kepada unsur pimpinan di Kejati  Jambi. “ Jiwa Korsa para pegawai Kejaksaan sangat tinggi. Mereka sudah paham dan punya kesadaran untuk melaksanakan kebijakan larangan mudik bagi ASN,” ujar Sri Heni Alamsary, Kamis (22/4/2021). Sanksi akan diberikan kepada pegawai Kejati yang melakukan pelanggaran, sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Meski tidak dapat dipungkiri, mudik saat lebaran untuk bertemu dengan keluarga dan sanak keluarga di kampung halaman merupakan momen yang dinantikan, namun kepentingan yang lebih besar yaitu mencegah penyebaran Covid 19 untuk  keselamatan bersama menjdi pendorong untuk melaksanakan kebijakan pemerintah  terkait larangan mudik bagi ASN.Tidak hanya larangan mudik yang akan dilaksanakan namun juga terkait larangan cuti selama periode yang sama sebagaimana diatur dalam SE MenpanRB nomor 8 tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerahdan/atau mudik dan/atau Cuti Bagi ASN Dalam Masa Pandemi Covid 19.  Selain Asisten Pembinaan Kejati Jambi, Sri Heny Alamsari, dialog Jaksa Menyapa juga menghadirkan Kasubag Umum Kejati Yulizar, dan Kasubag Daskrimti dan Perpustakaan Erina Sitohang sebagai narasumber. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00