Hingga Maret 2021, Santunan Jasa Raharja Capai Rp 7,5 milyar

Media gathering Jasa Raharja Jambi

KBRN: Jambi. Hingga Maret 2021, Jasa Raharja cabang Jambi sudah menyalurkan santunan sebesar Rp.7,5 milyar. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar -17,95% jika dibandingkan Maret 2020 , yang mencapai Rp. 9,2 milyar. Demikian disampaikan Kepala PT.Jasa Raharja Cabang Jambi M. Zulham Pane.

" dengan penyerahan santunan kepada korban meninggal dunia sampai dengan Maret 2021 sebesar 4,7 milyar atau turun -27,13% dibandingkan bulan Maret 2020 yakni sebesar Rp.6,4 milyar dan korban luka-luka sebesar Rp.2,9 milyar atau turun -28,88% dibandingkan Maret 2020 sebesar Rp 4 milyar, " kata M. Zulham Pane kepada media, Rabu (21/4/2021). 

Disampaikan pihaknya, dalam penyerahan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Jambi yang mengalami luka berat dan meninggal dunia masih banyak dialami pengendara sepeda motor dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki dan rata-rata berusia 15-29 tahun, dengan lama penyelesaian berkas santunan tidak sampai dua hari.

" untuk penyelesaian berkas santunan sampai dengan bulan Maret 2021 sejak tanggal kecelakaan tidak sampai 2 hari yaitu sebesar 1,33 hari, " tambahnya.

Adapun mekanisme pengajuan santunan Jasa Raharja sangat mudah dengan didukung digitalisasi seperti kerjasama yang sudah dibangun dengan Kepolisian melalui Integrasi Online Laporan Kecelakaan (IRSMS-DASI JR).

"Selain itu, Jasa Raharja secara proaktif melakukan jemput bola ke rumah ahli waris korban meninggal dunia, membangun sinergi dengan rumah sakit untuk menerbitkan Guarantee Letter sehingga korban kecelakaan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ke rumah sakit dan membayarkan santunan ke rumah sakit, " kata M.Zulham Pane.

Untuk diketahui, sebagai perusahaan yang menjalankan Program Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP) dan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (DKLLJ), Jasa Raharja memiliki tugas pokok antara lain, 1). Memberikan Perlindungan Dasar dengan Menghimpun dan Mengelola Dana dari masyarakat guna memenuhi pemberian hak kepada masyarakat atas santunan, 2). Menyerahkan Santunan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas, 3). Pembangunan Negara melalui Deviden.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00