Zona Merah, Warga Sungai Penuh dihimbau Melaksanakan Ibadah Ramadhan di Rumah

KBRN, Sungai Penuh: Masih berada pada zona merah peta penyebaran Covid-19, warga Kota Sungai Penuh dihimbau untuk tidak melaksanakan shalat  tarawih berjamaah di Masjid atau melaksanakan ibadah Ramadhan di rumah. Himbauan tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimas Islam Kementrian Agama Kota Sungai Penuh Hendrizal, Selasa (13/04/2021).

Dikatakannya, untuk pelaksanaan kegiatan ibadah Ramadhan, Kantor Kementrian Agama Kota Sungai Penuh tetap mengacu kepada Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 04 tahun 2021,dimana pada poin ke-6 disebutkan bahwa kegiatan ibadah Ramadhan baik di Masjid atau di Musholla seperti shalat tarawih dan witir, tadarus Al-Qur’an, ikhtikaf dan peringatan Nuzulul Qur’an tidak boleh dilaksanakan di daerah yang termasuk zona merah resiko tinggi dan zona orange resiko sedang penyebaran Covid-19 berdasarkan penetapan Pemerintah Daerah.

“Jadi apapun kegiatan ibadah yang akan dilaksanakan harus merujuk kepada Surat Edaran Menteri Agama RI tersebut,” tegasnya.

Hendrizal menambahkan, meski sebelumnya Pemerintah Pusat resmi mengumumkan diperbolehkannya ibadah shalat tarawih berjemaah di luar rumah pada Ramadhan 2021. Akan tetapi pemerintah menyatakan ada sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi apabila masyarakat akan melaksanakan shalat tarawih dimasjid, diantaranya pelaksanaan shalat tarawih harus tetap dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Shalat tarawih juga boleh dilakukan berjemaah diluar rumah, namun dengan peserta atau jemaah yang hanya terbatas pada komunitas atau dilingkup komunitasnya,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00