FBK Bantu Wujudkan Cita-cita Lama Irwansyah Harahap

KBRN, Jakarta : Kelompok musik Suarasama yang dibentuk oleh Irwansyah Harahap dan Rithaony Hutajulu pada tahun 1995, berhasil mewujudkan cita-cita yang telah lama yakni melakukan touring di dalam negeri.

Musik Suarasama bisa dideskripsikan ke dalam genre world music yang didalamnya terdapat eksplorasi bebunyian yang berasal dari alat musik tradisional dari berbagai daerah dibalut dengan nuansa Qawwali ala musik sufi.

“Penulisan tema lirik sebagian besar menceritakan tentang hubungan antar manusia, alam dan Tuhannya,” ujar Irwansyah di sela-sela konsernya di Padepokan Seni Mahagenta, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/11/2020) malam.

Setelah menjadi salah satu penerima Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK), Suarasama di tahun 2020 ini menghibur penggemarnya di sejumlah daerah di Indonesia. Diantaranya di Medan, Solo dan Bogor dengan tema ‘equality in musical diversity’.

“Nah ini cita-cita saya misalnya yang cukup lama untuk touring, teman-teman yang di Kalimantan udah pada nanya, di Sulawesi juga, itu semua kan harus dipenuhi. Cuma kalau secara personal atau secara grup kita kan nggak mungkin memfasilitasi itu,” ungkapnya.

Pria lulusan S2 bidang etnomusicologist di University of Washington, Seattle, USA ini menilai program FBK dari Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sangat membantu para pelaku kesenian.

“Kalau dilihat dari sisi bantuannya itu luar biasa dan belum pernah dialami oleh dunia kesenian, terutama pelaku-pelakunya. Dan kita berharap sebetulnya ini akan terjadi terus. Karena dalam berkesenian itu juga kita butuh insentif untuk berbuat yang lebih besar,” katanya.

“Alhamdulillah dan saya berterima kasih sekali kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Ditjen Kebudayaan, dan program FBK itu sendiri yang telah memberi saya kesempatan tahun ini untuk melakukan niat yang telah lama saya pikirkan untuk dilakukan. Jadi memfasilitasi bidang kebudayaan termasuk musik,” ucapnya.

Selanjutnya : FBK

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00