Inovasi Rempah Karsa, Demi Anak Muda Rutin Konsumsi Jamu

KBRN, Jakarta : Pandemi Covid-19 dinilai telah membuat anak muda menjadi lebih memilih mengkonsumsi jamu. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, supaya terhindar dari Covid-19.

"Saya melihat bahwa anak muda sekarang tuh udah mulai melirik rempah-rempah justru setelah Covid-19 ini karena mereka sadar ngapain sih jauh-jauh nyari ginseng misalkan," ujar Pemilik Rempah Karsa, Puji Fery Susanti, dalam acara Numpang Nampang di Pro2 RRI Jakarta, Jum'at (13/11/2020) lalu.

"Ginseng kan asalnya luar negeri, padahal di Indonesia banyak banget bahan-bahan yang bisa kita gunakan sehari-hari. Bahkan di makanan kita itu bisa balancing dan bisa bantu tubuh kita, imun nya itu jadi naik," katanya.

Ia menilai bahwa konsumsi jamu merupakan kebutuhan hidup sehari-hari. Karena dengan minum jamu setiap hari bisa membuat tubuh lebih sehat dan mencegah datangnya penyakit.

"Padahal anak muda sekarang tuh kelihatan suka olahraga, suka makanan sehat. Itu aku merasa kayak budaya yang modern, sebenarnya banyak berkiblat ke barat gitu kan. Jadi mereka yoga, mereka aerobik, sebenarnya kita juga punya tradisi yang yang bisa kita langgengkan, yaitu dengan minum jamu setiap hari," ucapnya.

Puji pun mengaku melakukan beberapa inovasi dalam bisnis jamu supaya anak muda menjadi lebih tertarik untuk mengkonsumsi jamu.

"Dulunya kan dari jamu botolan, sebenarnya jamu botolan juga karena rasanya sudah nggak selalu medok, ngikutin dari cita rasa anak muda zaman now. Aku bilangnya medium, karena ada kentalnya tipis," tuturnya.

"Itu kita bikin jamu yang biasa dibawa anak muda ke mana aja, kalau jamu botolan kan sehari doang tuh. Aku berharapnya mereka order bisa stok sampai 1 bulan hingga 2 bulan. Akhirnya kita bikin varian baru yang bentuknya beda, bukan jamu botolan lagi," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00