Jevon Kuasai Taiji Jian Virtual Wushu Championship

KBRN, Jakarta :  Sasana Wushu Yasanis Surabaya sukses menguasai nomor Taiji Jian pada hari keempat, Rabu (14/10/2020) Virtual Wushu Championships 2020 yang khusus mempertandingkan Taolu. Dengan tambahan dua emas itu, Yasanis Surabaya sudah mengoleksi 5 emas, 6 perak, dan 3 perunggu pada event virtual wushu pertama yang didukung Kemenpora.   

Tampil di Sasana Yasanis Plaza Surabaya, Jevon Lionel Koeswoyo yang tampil cukup sempurna di nomor Taiji Jian Junior A putra merebut medali emas dengan mengantongi 9,11 poin. Medali perak direbut Firgy Junior (Bandung Taiji Sport) dengan 9,10 poin dan Ragil Wira Mukti (Yasanis Surabaya) meraih perunggu dengan 9,03 poin.

"Tentunya saya sangat senang sekali bisa meraih medali emas, karena hasil latihan selama pandemi Covid 19 baik secara mandiri maupun zoom bisa diaplikasikan pada Virtual Wushu Championships 2020.  Dan, saya juga bangga bisa turut menyumbangkan hasil terbaik 2 emas buat sekolah dan sasana wushu Yasanis Surabaya serta kedua orang tua," kata Jevon Lionel yang lahir di Surabaya, 3 Januari 2003 ketika dimintai komentar atas keberhasilannya.   

Sama halnya dengan Jevon Lionel, Putri Gracia yang juga tampil cukup mengesankan melengkapi medali emas nomor Taiji Jian Junior A putri dengan mengantongi 8,92 poin. Medali perak direbut Chansa Aiza Rahim (Bandung Taiji Sport) dengan 8,81 poin dan Cecilia Celina Wijaya (Pengkab Klungkung) meraih perunggu dengan 8,78 poin.

"Saya senang dan bangga bisa meraih emas nomor Taiji Jian karena sebelumya saya hanya meraih perak di Nomor Taiji Quan. Medali emas ini saya persembahkan buat sasana Yasanis dan spesial buat kedua orang tua. Prestasi yang saya capai ini berkat hasil dari latihan rutin dan juga doa," kata Putri Gracia yang lahir di Surabaya, 12 Maret 2003.    

Secara terpisah, Sekretaris Umum Pengprov Wushu Jawa Timur, Ivan Hartono mengatakan, dua emas Taiji Jian Junior A itu memang sesuai dengan proyeksi tim pelatih Yasanis Surabaya. "Kami puas dengan hasil 2 emas hari ini. Itu memang sudah sesuai dengan proyeksi," katanya. 

Meski Virtual Wushu Championships baru pertama kali digelar, Ivan Hartono menilai persaingan tetap ketat. Bahkan, dia menyebut even virtual nasional pertama yang dijadikan PB WI sebagai ajang seleksi atlet untuk Kejuaraan Dunia dan Youth Olympic Games 2020 menjadi pemicu bagi atlet yang berada di sasana-sasana untuk berlatih lebih giat lagi dalam mencapai presyasi puncak.  

 "Virtual Wushu Championships 2020 ini memotivasi anak-anak untuk terus berlatih di tengah pandemi Covid 19. Ini bisa diihat dimana semua atlet yang tampil berjuang maksimal untuk bisa menjadi yang terbaik," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00