Warga Bangunkan Lahan Tidur Jadi Kebun Sayur

KBRN, Jakarta : Lahan tidur seluas 8.000 meter persegi diareal komplek perumahan bukit mas  dibangunin oleh warga setempat menjadi kebun sayuran.

Jauh sebelum pandemi COVID-19 menghantam Ibu Kota Jakarta, Warga telah melirik lahan tidur itu agar bermanfaat. Hal itu dikatakan Lurah Bintaro Satia (1/9/2020)

Ia menuturkan, kebun sayur yang berlokasi di Jalan Pahlawan, RT 03/15, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sebelumnya adalah lahan kosong.

“Jadi mulanya warga takut kalau lahan kosong itu jadi sarang ular, maka dibuatlah kebun sayuran yang bermanfaat bagi warga itu,” ujar Satia.

Satua menjelaskan lahan seluas sekitar 8.000 meter persegi itu terbagi atas dua bidang. Kini, diberikan nama ‘Kebun Berseri’. Bahkan, warga sekitar telah menyetujui penggunaan lahan itu. Hasil panen sudah dirasakan oleh warga beberapa kali.

Tentunya menambah pendapatan warga yang ikut mengelola. “Kas yang ada saat ini sekitar Rp8,6 juta, kan lumayan ada yang dihasilkan. Uang digunakan untuk membeli bibit tanaman sayur. Diputar lagi,” ungkap Satia berusia 52 tahun itu.

Sepengetahuan Satia, pengembangan kebun sayur dibantu juga oleh personel PPSU sejak tahun 2017. Lahan ditanami sejumlah sayur mayur. Menjadi hijau, segar dan enak dipandang mata.

“Panen rutin setiap minggu, sayur mayur bergantian yah,” ungkap dia.

Dia menjelaskan, kebun sayur tersebut ditanami antara lain, pohon cabai, kacang-kacangan, sawi, bayam, tomat, pakcoy. “Seperti panen kacang tanah sudah digarap seluas 300 meter menghasilkan sebanyak 150 kilogram kacang tanah,” beber Satia.

Kacang hasil panen dijual kepada warga sekitar. Warga pun bisa berkunjung ke kebun untuk panen sendiri secara bebas. Kemudian ditimbang kepada pengelola dan dibayarkan sesuai dengan jumlah yang dipanen oleh warga.

Satia juga berharap bisa maksimal dalam melayani masyarakat. Di antaranya dengan menggali potensi yang bermanfaat bagi warga.

“Masyarakat itu intinya ingin dilayani, kita kan pelayan masyarakat dan diarahkan,” tutur bapak beranak tiga itu. Sebelumnya, Satia juga pernah menginisiasi Kampung Iklim dan Kampung Warna Warni di Lenteng Agung, Jagakarsa.

Ia pernah menjabat sebagai sekel kelurahan Pasar Minggu, lurah Tanjung Barat, Pasar Minggu, sekretaris camat Pasar Minggu, lurah Lenteng Agung, dan lurah Bintaro sampai saat ini. (IRV)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00