Sensasi naik Kereta Api Uap Jaladara di Solo

KBRN, Solo: Menjadi kota yang berlokasi diantara dua besar Yogyakarta dan Semarang, Kota Solo menjadi kota yang patut disinggahi. Kota ini masih menyimpan  Sepur Kluthuk Jaladara, moda transportasi berusia lebih dari seratus tahun yang masih beroperasi hingga kini.

Sepur ini menurut Pujiono, pensiunan pegawai kereta api pada Depo Ambarawa “menjadi satu-satunya kereta antik yang digagas oleh Presiden Jokowi kala masih menjabat sebagai Wali Kota Solo”.

Sepur Kluthuk Jaladara keluaran tahun 1896. Kereta uap lokomotif bernomor seri C1218 disebut-sebut hanya ini satu-satunya kereta tua yang masih beroperasi di dunia.

“Jaladara menjadi kereta uap satu-satunya di Indonesia yang berlintas diatas aspal di tengah kota solo yang padat akan kendaraan dan masih beroperasi hingga saat ini dibandingkan dengan negara seperti Eropa dan India yang mempunyai lokomotif seperti ini namun sudah lama tidak beroperasi,”ujar Pujiono.

Ditemui Radio Republik Indonesia sebulan sebelum tahun 2019 berakhi,

Pujiono, yang juga terlibat menghidupkan loko Mak Itam ini mengatakan kalau ada kerusakan dirinya masih bisa memperbaiki.

Berbahan bakar limbah kayu jati menjadikan  biaya operasional kereta ini terhitung mahal. Butuh air yang banyak  untuk menghasilkan uap sebagai  penggeraknya.

Menurut Pujiono "kalau mau beroperasi seperti saat ini saja, minimal 3 jam sebelumnya kita harus sudah menghidupkan loko untuk memanaskan air guna menghasilkan uap agar sepur ini bisa beroperasi."

Bagi yang berminat, Sepur Kluthuk Jaladara bisa disewa dengan sistem carter seharga Rp.3,5 juta untuk satu kali perjalanan pulang pergi. Di perjalanan wisata,  turis ditawarkan nuansa  nostalgia sembari membayangkan rasanya naik kereta pada masa lalu.

Fisik kereta ini masih juara.  Kisah  berbau mistis masih sering terdengar. Salah satunya kabar ada beberapa nama lolos menjadi pejabat negeri setelah menaiki kereta lokomotif uap C1218.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00