Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Kebanjiran Ucapan Selamat

KBRN,BOGOR ; Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Ir. H Joko Widodo (Jokowi)-Prof Dr KH Ma’ruf Amin kebanjiran ucapan selamat dan dukungan dari berbagai kalangan dan komunitas. Ucapan tersebut diantaranya datang dari komunitas  Pakde Karwo.

“Kami ucapkan selamat kepada Pak Jokowi dan Pak Kiyai Ma’ruf Amin yang hari ini telah resmi ditetpkan oleh KPU sebagai pemenang dalam ajang Pilpres 2019. Mari sama-sama kita doakan dan bantu beliau dalam memimpin Indonesia lima tahun ke depan agar lebih baik dan bangsa Indonesia semakin maju, adil dan makmur,” kata Juru Bicara Komunitas JoWo (Jokowi-Ma’ruf-Pakde Karwo),  Jan Prince Permata, di Bogor. Minggu, (30/06/19).

Komunitas JoWo yang anggotanya tersebar di 38 kabupaten dan kota  se-Jawa Timur sejak Oktober 2018, bergerak secara suka rela untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Mereka bergerak atas restu dan dukungan penuh Pakde Karwo. “Kami bangga dan bersukur atas hasil perjuangan panjang itu,” tegasnya.

Menurut Jan, di wilayah Provinsi Jawa Timur pada Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Ma'ruf  Amin memperoleh  16.231.668 suara, sementara pasagan Prabowo-Sandiaga Uno meraih   8.441.247 suara. Selisih keduanya 7,79  juta dengan kemenangan Jokowi. Sementara itu di Pilpres 2014 Jokowi memperoleh 11.669.313 suara, Prabowo memperoleh  10.277.088 suara, keduanya hanya terpaut 1,39 juta suara  dengan kemenangan Jokowi.  

Pakde Karwo yang memimpin Jawa Timur selama dua periode, 2009-2019, memiliki berbagai program  pro pertanian dan pro desa yang sejalan dan senafas  dengan kebijakan Presiden Jokowi. “Tata kelola pemerintahan dan pengembangan sumber daya manusia  Jawa Timur juga cukup baik selama dipimpin Pakde Karwo yang berhasil meraih berbagai penghargaan,” kata mantan Presidium GMNI itu.  

Jan menambahkan secara sosiologis masyarakat  Jawa Timur  meliputi kalangan  Santri dan Abangan yang mencerminkan realitas ke-Indonesiaan. “Praktek Pancasila hidup nyata dalam keseharian masyarakat Jawa Timur yang tertib, rukun, dan guyub. Kerukunan antara kelompok kebangsaan dan agama di Jawa Timur  merupakan kekuatan bagi Indonesia maju ke depan,” pungkasnya.(ars)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00