Stafsus Wapres: Indonesia Sangat Butuh Digitalisasi Data

KBRN, Jakarta : Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan perhatian serius terhadap perkembangan teknologi, terutama yang berbasis digital. Perhatian ini juga tertuang di dalam visi misi dalam kampanye pada Pemilu 2019 lalu.

Data digital dinilai akan sangat membantu terhadap akurasi data serta kecepatan di dalam mengakses informasi dalam berbagai kepentingan, terutama kepentingan bisnis, kepentingan pendidikan, kepentingan sosial, serta tanggap bencana.

Tercatat Menteri BUMN Erick Thohir sudah berkunjung ke PICC  (Pertamina Integrated Command Center) di Graha Pertamina beberapa waktu lalu, demi untuk memastikan bahwa Pertamina telah mewujudkan digitalisasi data dan informasi yang terpusat.

Bahkan, secara cepat akan merespons berbagai kepentingan yang berkaitan dengan bisnisnya, terutama di daerah-daerah serta lokasi bisnis di dalam maupun di luar negeri.

Arif Rahman selaku Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia merespons hal tersebut dengan berkunjung dan berdiskusi di PICC, pada Rabu, 27 Oktober 2021, guna menyaksikan secara langsung kecepatan dan kecanggihan teknologi yang dikembangkan Pertamina di PICC.

Dalam kunjungannya, Staf Khusus Wapres ditemui oleh Ery Sugiarto selaku Direktur SDM dan Lelin Eprianto selaku SVP SDM yang menggawangi PICC di Pertamina tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ery Sugiarto menjelaskan tentang akselerasi data di semua titik bisnis pertamina, SPBU serta berbagai informasi primer maupun sekunder terinput di PICC.

Menurut dia, semua info dan data tersebut terkelola secara real time, dan diawasi untuk mendapatkan respons cepat dari pertamina atau PICC.

Dalam kunjungannya, Arif Rahman menyampaikan apresiasi dan akan segera membuat laporan kepada Wapres, terkait urgensi rumah data bagi pemerintah, baik di Sekretariat Wapres maupun bagi pemerintah Indonesia pada umumnya.

"Kami akan mengusulkan duplikasi metode pengelolaan data serta pengembangan teknologi bagi kepentingan Wapres demi untuk kecepatan dan ketepatan di dalam merespons informasi dan permasalahan yang dihadapi," ujar Arif.

Dia juga berharap Erick Thohir mendorong semua BUMN untuk segera dapat mewujudkan command center yang memiliki kualifikasi bagus, akurat dan cepat

"Sehingga dapat menunjang bisnis maupun berbagai kepentingan yang dibutuhkan oleh BUMN tersebut," pungkas Arif yang juga dikenal sebagai Sekjen Barikade 98.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00