DPR RI Ingatkan Pentingnya Melindungi Pengetahuan Tradisional

KBRN, Jakarta : Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya genetik yang melimpah, multi etnis, serta budaya yang beraneka ragam. Keadaan yang demikian membuat Indonesia kaya akan pengetahuan tradisional.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menyatakan melindungi pengetahuan tradisional sangat penting, karena pengetahuan tradisional merupakan identitas dari masyarakat pemiliknya.

“Perlindungan pengetahuan tradisional di Indonesia diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, Undang-undang Paten dan Undang-undang Pemajuan Kebudayaan,” ujar Ferdiansyah, dalam acara sosialisasi Pengetahuan Tradisional Sebagai Objek Pemajuan Kebudayaan Yang Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-hari, di Garut, Jawa Barat, Jum’at (24/9/2021).

Melalui pasal 18B ayat (2) dan pasal 28I ayat (3) UUD 1945, kata Ferdiansyah, maka secara implisit pengetahuan tradisional yang merupakan hak tradisional dan identitas budaya masyarakat asli diakui sebagai hak konstitusional.

“Namun, perlindungan pengetahuan tradisional di Indonesia belum optimal, karena belum memberikan perlindungan yang memadai terhadap pengetahuan tradisional,” ungkapnya.

Ferdiansyah menegaskan, melindungi pengetahuan tradisional sangat penting, karena pengetahuan tradisional merupakan identitas dari masyarakat pemiliknya. “Apabila pengetahuan tradisional lenyap, maka hilanglah identitas dari masyarakat pemiliknya,” ucapnya.

Selain itu, perlindungan pengetahuan tradisional juga ditujukan untuk mencegah eksploitasi yang tidak sah, dan untuk pemeliharaan hak-hak ekonomi serta moral bagi pemegang pengetahuan tradisional.

“Hal itu disebabkan oleh pengetahuan tradisional mempunyai nilai ekonomi bagi negara berkembang, dan merupakan salah satu sumber daya yang diandalkan masyarakat,” pungkas Ferdiansyah yang juga Ketua Panja RUU Kebudayaan Komisi X DPR RI ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00