“Di Tepi Sejarah” Tawarkan Sudut Pandang Baru dalam Melihat Sejarah Indonesia

KBRN, Jakarta : Setelah tayang di kanal Youtube Budaya Saya pada 18 - 25 Agustus 2021 lalu, dan mendapatkan sambutan yang antusias dari masyarakat, kali ini, seri monolog “Di Tepi Sejarah” akan ditayangkan di kanal budaya milik Kementerian Pendidikan, Budaya, RIset dan Teknologi, (Kemendikbudristek) Indonesiana.

Kanal Indonesiana merupakan kanal media khusus budaya yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek. Kanal media ini bertujuan untuk mewadahi, mengintegrasikan, serta mempromosikan karya dan ekspresi budaya masyarakat Indonesia.

Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid berharap agar publik berpartisipasi dalam mengembangkan dan memanfaatkan Kanal Indonesiana.

“Kita betul-betul ingin melihat karya dan ekspresi serta mencari produksi yang keren-keren di seluruh daerah, salah satu contohnya dengan mementaskan Monolog Di Tepi Sejarah ini,” ujar Hilmar dalam keterangan tertulis, Senin (20/9/2021).

"Dengan mementaskan di Kanal Indonesiana, kami berharap karya Monolog ini dapat diakses oleh lebih banyak penonton," tambahnya.

Hilmar juga menjelaskan bahwa rangkaian monolog ini merupakan inisiatif kecil yang dapat memberi makna baru bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

“Sudut pandang lain dalam melihat peristiwa sejarah yang ditawarkan dalam seri monolog ini menunjukkan bahwa kontribusi sekecil apapun dalam perjuangan kemerdekaan juga begitu berarti," kata Hilmar.

Tokoh-tokoh yang diangkat dalam pentas ini mewakili semangat perjuangan seluruh komponen rakyat Indonesia kala itu untuk keluar dari penjajahan. "Semangat yang sangat dibutuhkan hari ini ketika Indonesia tengah berjuang melawan Pandemi COVID-19,” imbuhnya.

Selanjutnya : Monolog

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00