FOKUS: #POLEMIK PARTAI DEMOKRAT

Gardem 98: AHY dan Anies lebih sibuk urusan politik, lupa Jakarta Terbanyak Terpapar Virus Covid 19

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Garda Demokrasi 98 (Gardem 98) Yanwarinson Saragih alias Yosie/ foto

KBRN, Jakarta: Kedatangan AHY jangan menambah benih masalah politik di Balaikota, dimana hampir 4 tahun menjadi Gubernur,  Anies sudah dipusingkan tanpa pernah ada solusi berarti tiap tahun Jakarta dipastikan banjir, apalagi masalah berat lainnya saat ini DKI Jakarta diurutan tertinggi se-Indonesia yang terpapar virus Covid 19.

"Kedatangan AHY ke Balaikota Gubermur Jakarta tidak menunjukan kewibawaan kelasnya sebagai elit petinggi Partai Politik, bau aroma kencur jelas menurunkan pamornya dimata publik, kader, simpatisan dan pemilih militan Partai Demokrat." Kata Ketua Bidang Hukum dan Advokasi  Garda Demokrasi 98 (Gardem 98) Yanwarinson Saragih alias Yosie, secara tertulis yang diterima RRI hari ini, Juma'at (7/5/'21)

Menurut Yosie, pilkada Jakarta masih jauh, buat apa Anies di Balaikota hanya untuk mendengar urusan curhat politik AHY soal Partai Demokrat yang sudah ada dua versi. Alangkah lebih baik Anies lebih mementingkan urusan menurunkan penyebaran virus Covid 19, atau  memasifkan vaksinasi di Jakarta, mencegah mudik Lebaran dari pada mengkomentari masalah Partai Demokrat yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan urusan Pemprov DKI Jakarta.

"Lebih baik Anies bekerja yang benar benahi Jakarta, jangan terlalu banyak bermain politik, masalah Jakarta lebih penting daripada urusan curhat AHY soal politik Partai Demokrat." tandas Yosie Yosie menyarankan, AHY fokus mengcounter semua gugatan Partai Demokrat versi KLB yang banyak dilakukan di beberapa propinsi, dari pada bahas politik pilkada Jakarta dan Pilpres yang masih jauh dari waktu. Apalagi Demokrat tidak pernah mendukung Anies dalam Pilgub tahun 2017.

"Jadi Wajar banyak kader anggota dan simpatisan Demokrat pada kecewa berat, tidak percaya lagi kepemipinan AHY selama ini, ada yang lari menyebrang ke beberapa Partai Politik,  bahkan ada yang melengserkan AHY dengan cara Demokratis yakni melalu Musyawarah Luar Biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara." Sambung Yosie.

Yossie menegaskan, Balai kota adalah tempat curhatnya masalah  Rakyat Jakarta, bukan tempat curhatnya masalah Partai Politik AHY.**

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00