Dewan Tinjau Kesiapan 1,3 Hektar Lahan Pemakaman Covid-19 di Srengseng Sawah

KBRN, Jakarta : Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Dedi Supriadi meninjau pemakaman Covid-19 di Srengseng Sawah Jagakarsa, Jakarta selatan, Rabu (27/1/2021).

Dalam peninjauan tersebut, Dedi yang didampingi Kepala TPU Srengseng Sawah Sutandio, melihat bagaimana telah dilakukan pemadatan lahan dengan alat berat di area seluas 1,3 hektar.

Kepada Dedi, Sutandio menyatakan area seluas 1,3 hektar ini dapat menampung seribu petak makam baru, dan insya Allah akan siap dalam beberapa hari kedepan untuk digunakan.

“Lahan baru ini merupakan perluasan atau tambahan dari lahan sebelumnya yang telah dibuka di kawasan Srengseng Sawah juga, yang telah penuh dengan 600 petak makam,” ujar Dedi.

Untuk itu, kata pria yang juga Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Pemprov DKI melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota terus menggiatkan pembersihan lahan untuk makam bagi pasien covid-19 yang meninggal dunia.

Dedi juga menyatakan, kebutuhan akan makam ini terus bertambah dari waktu ke waktu, dan pemerintah daerah memang memiliki kewajiban untuk menyediakan lahan makam bagi warga negara yang wafat.

Karena memang penyediaan lahan makam, lanjutnya, adalah kewajiban yang diamanahkan melalui UU nomor 32 Tahun 2004 dan Perda nomor 3 tahun 2007 tentang Pemakaman.

“Setiap warga negara memang berhak untuk dimakamkan secara layak menurut kepercayaan yang diyakini, dan menjadi tugas pemerintah untuk menyediakan lahan pemakaman tersebut,” ucap Dedi yang juga Wakil Ketua Bapemperda DPRD DKI ini.

Dedi yang berasal dari daerah pemilihan Jakarta Selatan VIII juga mengaku, kegiatan ini sudah melalui pembahasan-pembahasan yang panjang di rapat-rapat DPRD bersama eksekutif Pemprov DKI.

“Hingga akhirnya memang, saat ini lahan-lahan tersebut sudah semestinya untuk bisa digunakan baik untuk taman pemakaman umum bagi pasien non Covid-19 dan yang wafat karena pandemi,” pungkas Dedi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00