2021, Jakarta Akan Tanam 150 ribu Sumur Resapan Untuk Atasi Banjir

KBRN, Jakarta : Provinsi DKI Jakarta akan membuat 150 ribu sumur resapan di seluruh wilayah sebagai upaya untuk mengatasi banjir dan penguatan bahan baku air tanah.

Hal tersebut termasuk dalam Rancangan APBD tahun 2021 yang sedang digodok antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan DPRD Provinsi DKI Jakarta.

"Program ini secara prinsip sudah dimatangkan oleh Komisi D yang membidangi masalah infrastruktur dan pembangunan dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya nanti," ujar Anggota Komisi D DPRD DKI, Dedi Supriadi, di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Menurut Dedi, program ini menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dalam mengatasi dampak banjir, sekaligus sebagai konservasi air sehingga air hujan ataupun air habis pakai tidak langsung dialirkan ke saluran yang muaranya sampai ke laut.

"Jika air diserap dulu ke tanah melalui sumur resapan ini, maka debit air di saluran juga akan berkurang, kemudian persediaan air tanah juga terjaga," kata Dedi yang merupakan anggota Fraksi PKS.

Nantinya, lanjut Dedi, 150 ribu sumur resapan ini akan ditempatkan di lahan-lahan milik Pemprov DKI seperti perkantoran dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) lainnya.

"Namun, Dewan juga meminta Pemprov DKI untuk membuat sumur resapan ini di daerah-daerah yang seringkali mudah mengalami genangan saat hujan turun," ucap anggota DPRD DKI dari Dapil Jakarta Selatan ini.

Sumur resapan nantinya dibuat dalam beberapa bentuk, diantaranya beton, sumur dalam dan modular tank. "Tentu hal tersebut mempertimbangkan banyak hal seperti kapasitas air yang ingin diserap dan medium tempat ditanamnya," pungkas Dedi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00