Tak Ikuti Langkah DKI Jakarta, Depok Bertahan di PSBB Proporsional

Wali Kota Depok Idris Abdul Somad

KBRN, Depok : Wali Kota Depok Idris Abdul Somad menegaskan pihaknya tidak akan ikuti langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan memberlakukan kembali PSBB total mulai Senin 14 September 2020. Kota Depok, kata Idris, tetap menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional sesuai dengan SK Gubernur Provinsi Jawa Barat. 

PSBB Proporsional ini masih akan berjalan hingga 28 September 2020.

"PSBB yang diterapkan di Kota Depok akan melanjutkan PSBB Proporsional yang tengah berlangsung saat ini dan tidak akan mengubahnya menjadi PSBB lainnya," kata Idris di Kota Depok, Minggu (13/9/2020).

Untuk penanganan dan pengendalian kasus Covid-19 di Kota Depok selaku salah satu daerah yang sedang zona merah. Pihaknya masih menerapkan pembatasan aktivitas warga (PAW) dan pembatasan aktivitas usaha (PAU) yang akrab dikenal dengan istilah jam malam, sesuai Peraturan Wali Kota Depok Nomor 59 dan Nomor 60.

"Itu yang kita lalukan sekarang, pembatasan aktivitas wargai sampai pukul 20:00 WIB dan pembatasan aktivitas usaha sampai pukul 18:00 WIB, kecuali daring atau take away dibatasi sampai pukul 21:00 WIB," katanya.

Selain itu kata Idris, Kota Depok juga masih memberlakukan Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) di tingkat RW. Syarat PSKS adalah jika dalam satu RW ada dua warganya kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jadi PSKS tingkat RW ini tugasnya untuk melakukan pengawasan selama warga yang Covid-19 melakukan isolasi mandiri di rumah. Ini sudah kami jalankan sejak awal April 2020," ucapnya.

Termasuk juga, tambah Idris pihaknya menghimbau konsitensi masyarakat dalam menerapkan protokol personal lockdown. Untuk memproteksi diri sendiri dari bahaya penularan Covid-19.

"Ini sebenarnya tinggal efektifitas ketentuan-ketentuan yang sudah dibuat ini yang tinggal dijalankan. Kalau semua ketentuan yang ada dilaksanakan dengan konsisten dan disiplin oleh masyarakat, saya yakin 70 persen bisa terselesaikan masalah ini," tandasnya.

Sementara itu, data terkini kasus Covid-19 di Kota Depok yaitu terkonfirmasi positif 2832 kasus, sembuh 1922 kasus, meninggal dunia 97 orang. Dan sebanyak 813 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih dirawat. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00