1.000 Anak Yatim se-Jabodetabek Rayakan HUT Kemerdekaan RI

Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 dan HUT We Care Charity Group ke-12 tahun

KBRN, Jakarta : Sebanyak 1.000 anak yatim se-Jabodetabek berkumpul di Scientia Square Park, Kabupaten Tangerang Banten, Sabtu (13/8/2022). Mereka bersuka cita merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 dan HUT We Care Charity Group ke-12 tahun.

Founder WeCare Charity Group Megawati Tan mengatakan, acara bertema "Merah Putih untuk 1.000 Anak Yatim" ini bertujuan untuk mempererat jalinan kerja sama, komunikasi, kekeluargaan serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat di lingkungan sekitar.

"Kami berharap semakin banyak lagi orang-orang baik yang peduli dengan anak yatim. Bagaimanapun, mereka adalah bibit-bibit generasi bangsa yang tetap harus diperhatikan, baik pendidikan formal maupun pendidikan sosial, agar bisa terbentuk akhlak dan pribadi yang baik pada mereka," kata Megawati kepada wartawan di lokasi acara, Sabtu (13/8/2022).

Di usia yang ke-12 tahun kata Megawati, WeCare Charity Group mempunyai beberapa program bantuan kepada masyarakat yakni, pembangunan air bersih di Karawang dan Sukabumi. 

Sampai saat ini, WeCare Charity Group telah membangun 52 titik bantuan pembuatan pompa air bersih, pembangunan renovasi rumah ibadah, pendirian gubug baca di Kabupaten  Gunung Kidul, Yogyakarya, bedah rumah di Kabupaten Karawang, pengobatan gratis, pemberian paket sembako, hingga berbagi kasih dengan anak-anak penderita Thalasemia, Kanker dan Autis.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Korem 052/Wijayakrama Brigjen Rano Tilaar menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh We Care Charity Group. Menurut Rano,  korelasi antara TNI dengan kegiatan anak yatim ini adalah satuan komando kewilayahan guna melaksanakan tugas pembinaan teretorial.

Dia mengatakan, ada benerapa aspek yang di alami untuk pembinaan wilayah. Geografi, demografi dan kondisi sosial. Ini adalah bagian dari aspek demografi.

 "Anak-anak ini adalah generasi Z yang berumur 15-21 tahun. Dahulu memang ada pengelola program seperti gerakan nasional orang tua asuh, namun sekarang karena tidak ada maka gerakan seperti inilah yang lebih efektif," kata Rano. 

Dikatakannya  saat ini adalah HUT We Care, namun sengaja dikawinkan dengan kegiatan 17 Agustusan, dimana kita bisa melihat bahwa kita memberikan rasa optimisme kepada anak-anak yatim piatu. 

"Mari kita lihat anak-anak yatim yang berhasil di dunia international seperti Nelson Mandela dan  Mantan Menko Maritim Rizal Ramli, mereka dibesarkan dari rumah yatim piatu," ujarnya.

Diharapkan dengan pendampingan yang dilakukan dengan lembaga swadaya maupun swasta bisa membangkitkan rasa optimisme kepada anak yatim. Untuk menggapai hari depannya yang lebih cerah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar