18 Sekolah di Depok Lockdown, Muhammad Idris Surati Menteri Nadiem

Situasi PTM 100 Persen di salah satu SMP di Kota Depok, Jumat (28/1). FOTO RRI: RIDO LINGGA

KBRN, Depok: Kasus Covid-19 dua minggu terakhir kembali meningkat di Kota Depok, lonjakan kasus kembali mengila sejak dimulanya PTM 100 persen, Senin 24 Januari 2022.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan saat ini ada sebanyak 197 kasus Covid-19 yang menyasar kepada peserta didik dan tenaga kependidikan. Imbasnya, PTM 100 persen sebanyak 18 sekolah dihentikan sementara.

"Ada 18 sekolah yang PTM nya dihentikan sementara saat ini dan ada sebanyak 197 pelajar dan guru yang terkonfirmasi Covid-19 aktif," kata Dadang dalam kunker Spesifik Komisi X DPR RI di SMPN 1, Kota Depok, Jumat (28/1/2022).

Dari 18 sekolah yang di lockdown, kata Dadang, 14 diantaranya adalah SMA, 1 SMP dan 3 SD.

Diakui Dadang, dalam dua minggu terakhir kasus Covid-19 setiap hari bertambah 0-5 kasus, dan terus meningkat dalam minggu ini, yakni pada Kamis 27 Januari 2022 terjadi penambahan kasus harian sebanyak 406 kasus.

"Jadi trend nya cukup tinggi dari positivity rate kita sebelumnya 4.3 persen minggu lalu, hari ini positivity rate Depok 14.35 persen. Kasus harian Kamis kemarin saja bertambah 406 kasus," ujar Dadang.

Kata Dadang, klaster yang paling tinggi kenaikannya adalah klaster perkantoran dan klaster keluarga. Hal ini, sambung Dadang, berdampak pada klaster PTMT.

"Buktinya ada 18 sekolah yang di lockdown dan saat ini masih kita lakukan tracing," katanya.

Kepada orangtua, Dadang menghimbau agar memperhatikan kondisi kesehatan dan prokes anak ketika berangkat ke sekolah.

"Maskernya sudah betul belum, dan jangan buka masker dimana pun dan selalu membawa hand sanitizer," tutup Dadang.

Dadang menyebutkan, Wali Kota Depok Muhammad Idris telah menyurati Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, untuk mengevaluasi PTM 100 persen mejadi PTM 50 persen.

"Tetapi sekali lagi kami mengikuti apa yang menjadi arahan Pemerintah Pusat," tandas Dadang.

Sebagai informasi, kekinian ada sebanyak 2.085 kasus Covid-19 aktif di Kota Depok. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar