FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Superlative Nilai Kondisi Pasar NFT di Indonesia Masih Sangat Rentan

KBRN, Jakarta : Koleksi aset digital dalam bentuk rangkaian karakter Non-Fungible Token (NFT) makin populer di Indonesia. Tidak hanya memberi cara baru menikmati karya seni, tapi NFT juga dipandang mampu jadi alternatif untuk investasi.

Oleh karenanya, inisiator Superlative Secret Society (SuperlativeSS), Prasetyo Budiman memperingatkan, kondisi pasar NFT di Indonesia masih sangat rentan. SuperlativeSS sendiri merupakan tim pengelola NFT asli Indonesia yang berdiri sejak Juli 2021.

Dengan demikian perlu dukungan dari seluruh stakeholder demi memastikan masa depan yang cerah bagi seniman, kolektor dan investor NFT di Indonesia. Dukungan tersebut, menurut Prasdiman-sapaannya, sedikitnya diperlukan dari komunitas seniman dan kolektor selaku penikmat NFT serta pemerintah pusat selaku regulator.

Dari pemerintah, di awal ini kita perlu dibantu mensosialisasikan NFT ke masyarakat. Kalau seniman harus aktif berkarya dan kolektor minimal rutin ikut event yang digelar komunitas,” kata Prasdiman dalam keterangannya di Mall Margo City, Kota Depok, Jumat (22/10/2021).

SuperlativeSS merupakan tim pengelola proyek NFT asli Indonesia yang berdiri sejak Juli 2021. Keempat personelnya adalah Prasetyo Budiman selaku inisiator, Arief Witjaksana selaku seniman, Fatih Rifqi sebagai pengembang teknologi dan Adam Adha sebagai community manager. Salah satu karya mereka, Superlative Secret Society, sudah 2 kali menjadi trending topic dunia dalam satu bulan terakhir di opensea.io.

Per har ini, SuperlativeSS memiliki 30.000 pengikut di Twitter dan 22.033 member aktif di forum diskusi Discord. Namun dari keseluruhan member, hanya 7 % yang berasal dari Indonesia.

“Paling banyak dari negara-negara di Amerika Serikat, sekitar 39 % dari seluruh member,” papar Prasdiman.

Warga Jakarta Barat ini percaya bahwa NFT memiliki potensi yang besar di Indonesia, namun perkembangannya relatif lambat karena kurang mendapat sorotan. “Padahal, kami percaya NFT bisa mengubah dunia,” tukasnya.

Menurut dia, kontribusi terpenting NFT adalah memberi wadah baru bagi seniman untuk berkarya mengikuti perkembangan zaman. Bahkan lebih dari itu, sambungnya, NFT memberi apresiasi yang sangat tinggi pada hasil karya seniman.

“Saya dari industri kreatif. Jadi saya tahu kalau karya seni selama ini biasa dibayar murah. Nah di NFT, gambar pixel saja bisa dihargai ratusan juta rupiah,” tegasnya.

Prasdiman menilai bahwa NFT juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan esensial masyarakat yang lain. Misalnya, sebagai ijazah, kartu identitas atau berkas penting lainnya.

“Karena NFT memiliki kode yang unik, jadi tidak mungkin dipalsukan. Makanya NFT mahal, salah satunya ya karena kelangkaannya ini,” seru Prasdiman.

Visi SuperlativeSS adalah merombak struktur industri seni di Indonesia sekaligus mendukung seniman-seniman muda di generasi mendatang. Karena itu, Prasdiman berharap, pasar NFT dapat tumbuh dan berkembang dengan subur di Indonesia.

“Mimpi kami, suatu saat nanti kalau anak kecil ditanya mau jadi apa saat besar, dia akan jawab mau jadi seniman NFT. Atau kalau mau jadi kayak siapa, mau kayak Arief Witjaksana (seniman SuperlativeSS),” serunya.

Seperti diketahui, NFT merupakan teknologi kripto semacam sertifikat digital yang menyatakan hak kepemilikan seseorang atas suatu karya digital seperti gambar, musik atau video. Kode dan metadata unik dalam NFT memudahkan seniman atau kolektor untuk memastikan keaslian karya digital tersebut.

Saking unik kodenya, tidak akan ada dua karya NFT yang sama di seluruh dunia. Bahkan nilai karya NFT tidak dapat disamakan antara satu dengan yang lain.

“Sederhananya begini, guci yang bahan, ukuran dan modelnya sama persis bisa dipatok harga yang sama. Tapi NFT tidak bisa, karena token NFT langka, satu-satunya di dunia,” pungkas Prasdiman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00