DJSN Apresiasi Penetapan Pansel BPJS

KBRN, Jakarta :  Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) mengapresiasi Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Pansel BPJS), yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. 

Ketua DJSN Tb. Achmad Choesni mengatakan  Pansel BPJS  telah melaksanakan tugas dalam menetapkan dan melaksanakan mekanisme/tata kerja pendaftaran, seleksi, dan pengusulan nama Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kepada Presiden dengan tidak ada perpanjangan waktu.

"Penetapan Pansel BPJS sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2020 dan 98/P Tahun 2020 pada tanggal 21 September 2020 telah melaksanakan tugasnya dengan baik, berpedoman pada Peraturan Presiden RI Nomor 81 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan dan Penetapan Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi serta Calon Anggota Pengganti Antar waktu Dewan Pengawas dan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial," kata Achmad dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/3/2021).

Lebih lanjut Achmad menjelaskan, terbentuknya Pansel BPJS ini tidak terlepas dari upaya DJSN dalam memilih dan mengusulkan nama-nama Pansel kepada Presiden yang terdiri dari orang-orang kompeten dan berintegritas, sehingga Pansel BPJS menjadi sangat kuat dan mumpuni dalam menghadapi konstrain waktu yang singkat selama kurang lebih 4 (empat) bulan khususnya dalam masa pandemi. 

"Proses diskusi dan konsensus secara daring di tengah-tengah kesibukan Pansel BPJS sebagai profesional di berbagai bidang menjadi tantangan tersendiri sambil meminta masukan dari Pansel sebelumnya bahkan berkoordinasi kepada KPK, BIN, PPATK, Setneg dan lembaga lainnya," ujarnya.

Berbagai kemudahan akses dalam proses seleksi menjadi tantangan utama di masa pandemi tanpa mengurangi ketatnya syarat administrasi, kualifikasi dan kompetensi dari para pendaftar Calon Dewas dan Direksi BPJS.

Proses seleksi calon Anggota Dewas dan Direksi BPJS diikuti oleh pendaftar sebanyak 817 peserta melalui proses yang panjang dan penuh kehati-hatian (seleksi administrasi, seleksi kompetensi bidang, tes psikologi dan profil asesmen serta wawancara).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00