Kejutan, Aznil Tan Ikut Mencalon Ketum Ikatan Alumni UMB

Target saya, alumni UMB memiliki bargaining position untuk ikut memajukan dunia akademis, kewirausahaan dan pemerintahan

KBRN, Jakarta : Sudah lama menghilang dari kampus Universitas Mercu Buana (UMB), Aznil Tan dedengkot Aktivis 98 tiba-tiba muncul mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni UMB yang akan diselenggarakan selasa depan (26/1/2021).

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Tim Adhoc Pemilihan Ika UMB Yanuar Amri. 

"Salah satu tugas Tim Adhoc pemilihan adalah mencari para alumni UMB yang memiliki potensi di kancah nasional. Kami melihat sosok Aznil Tan. Saya melobi beliau untuk mau mencalon. Alhamdulillah beliau bersedia," ujar Yanuar ke wartawan di Jakarta (24/1/2021).

Yanuar lebih lanjut menjelaskan, alumni UMB merasa suprise atas kesediaan Aznil Tan mencalonkan diri. Ada lima orang calon dari berbagai fakultas Universitas Mercu Buana sudah lolos hasil seleksi. 

"Sudah ada lima orang calon ketum dari hasil seleksi panitia. Kehadiran Aznil suprise buat alumni UMB pada detik-detik terakhir penutupan. Popularitasnya masih membuana," jelasnya.

Aznil Tan diketahui sekarang sebagai stafsus BP2MI yang dikepalai Benny Rhamdani. Kiprah Aznil sebelumnya tercatat sebagai relawan militan Jokowi dengan membentuk Poros Benhil.

Saat Aznil Tan dihubungi media menjawab pertanyaan wartawan dengan berkelakar. 

"Saya kan orang Jokowi, apa mau mereka memilih saya. Mereka kan alergi dengan politik, apalagi Jokowi" jelas Aznil sambil ketawa.

Aznil menawarkan konsep Triple Helix jika dia terpilih sebagai Ketum IKA UMB periode 2021-2024. Alumni UMB harus berperan 3 pilar, yaitu pilar akademis, bisnis dan goverment (pemerintahan).

"Target saya, alumni UMB memiliki bargaining position untuk ikut memajukan dunia akademis, kewirausahaan dan pemerintahan. Mendorong ekonomi kreatif dan menperluas jaringan pasar kerja serta ikut berperan di pemerintahan menjadi fokus saya jika terpilih," pungkasnya.

Aznil Tan tercatat sebagai Alumni Universitas Mercu Buana Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan jurusan Arsitektur tahun angkatan 1993. Dia adalah salah satu macan kampus yang berperan besar pada pergerakan mahasiswa 1998 melawan rezim Soeharto.**

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00