Ima Mahdiah: Kenaikan Gaji DPRD DKI Sesuai UU

KBRN, Jakarta : Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Ima Mahdiah mengatakan, bahwa kenaikan pendapatan hanya terjadi pada uang tunjangan transportasi dan perumahan. Dan kenaikan ini sesuai dengan aturan.

Permasalahan kenaikan gaji pertama kali disinggung oleh Denny Siregar. Dia mempertanyakan sikap DPRD DKI Jakarta yang mengusulkan kenaikan pendapatan di masa pandemi Covid-19.

"Disaat rakyat sibuk berjuang hadapi dampak Corona, orang-orang hilang pekerjaan, usaha-usaha tutup, sebagian orang hidup dari bansos. eh, @DPRD_DKI pesta pora dgn gaji 700juta/bulan. Mereka itu orang apa bukan sih? Kalau orang ga mungkin ga punya nurani gitu," tulis Denny Siregar melalui akun Twitternya @Dennysiregar7.

Menjawab tudingan Denny, Ima meminta bukti mengenai gaji anggota DPRD DKI Jakarta mencapai Rp 700 juta per bulan. "Berpolitik jangan melipat dalam gunting seperti itulah. Tidak elok. Ada kok bukti partai itu ikut mendukung hal ini. Dan tolong gaji sebulan 700 juta itu data dari mana? Kasih lihat ke saya," tulis akun Twitter @imadya.

Lalu akun @Hespribook menyinggung jika kenaikan tersebut sudah termasuk tunjangan dan juga gaji. "@imadya Mungkin maksudnya annual ya, plus tunjangan transport, reses dan lain-lain. bisa diklarifikasi ya mbak," tanya akun @Hespribook.

Ima menjawab jika kenaikan terjadi hanya pada tunjangan. Dan kenaikan tersebut sudah sesuai dengan aturan. "Soal gaji yang naik itu tunjangan transport dan perumahan (sudah sesuai dengan UU). Paling banyak adalah kegiatan yang dilakukan di masyarakat dan harus dipertanggungjawabkan," tutup Ima.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00