Missing Madeline, Bukan Band Biasa

KBRN, Jakarta : Grup musik pendatang baru di blantika musik tanah air, Missing Madeline baru-baru ini resmi meluncurkan debut single bertajuk “Pergilah” dibawah label Independen Musik.

Band beraliran Power Pop yang beranggotakan Fazil (Gitar/Vokal), Wanda (Gitar/Vokal), Tereza (Bass/Vokal) dan Apit (Drum/Vokal) akhirnya menjawab rasa penasaran ribuan penggemar yang sudah menanti debut single mereka beberapa bulan belakangan ini.

Nama Missing Madeline sudah tidak asing lagi di telinga para pengguna jejaring sosial berbagi video You Tube, sejak Tereza yang dikenal seorang Youtuber bersama bandnya Missing Madeline menjuarai sebuah ajang “Sing Cover Competition, Indonesia Pasti Bisa”, pada bulan Juli 2020 lalu.

Terlebih, band yang dibentuk pada Oktober 2019 ini mempunyai ciri khas dan karakter yang kuat, karena seluruh personel band tidak hanya piawai bermain musik, tapi juga bernyanyi.

Diambil dari bahasa asing, nama Missing Madeline terinspirasi dari seorang anak sahabat Tereza yang tinggal di Amerika, Madeline Guidry. Di samping itu, mereka berharap akan mampu membawa nama Missing Madeline tidak hanya di kancah musik nasional, tapi juga mancanegara.

"Missing Madeline artinya Madeline yang hilang. Disaranin teman yang tinggal di Amerika, dia bilang anaknya, Madeline sering nonton video-videoku di Youtube, jadikan nama band aja katanya. Tadinya cuma bercanda, tapi setelah aku pikir-pikir, kayaknya keren juga buat nama band,” ujar Tereza, Senin (26/10/2020).

Missing Madeline adalah band yang dibentuk bulan Oktober 2019 di Kota Lhokseumawe, Aceh, dengan semua personel bandnya bernyanyi.

Memilih Power Pop sebagai aliran musik mereka, empat pemuda ini ingin membuktikan bahwa karya dan konsep musik mereka bisa diterima di telinga segala usia, terutama untuk para pecinta musik Indonesia.

"Kami berempat ingin membuktikan kepada masyarakat musik tanah air dan dunia, bahwa genre musik Power Pop yang kami mainkan ini beda, karena masing-masing personilnya  jadi vokalis,” kata Wanda.

“Kami nggak cuma nyuguhin musik Power Pop yang nge-beat, tapi juga nyuguhin vokal harmoni dalam nuansa musik yang berdistorsi, sehingga bisa bangkitin semangat para pendengar," pungkas Wanda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00