Bantah Dualisme, Laskar Merah Putih Kepemimpinan Adek Erfil Manurung Tunjukkan SK Kemenkumham

KBRN, Jakarta : Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), organisasi masyarakat Laskar Merah Putih yang sah adalah di bawah kepemimpinan Adek Erfil Manurung.

"Karena Kemenkumham hanya mengakui SK atas nama perkumpulan organisasi masyarakat Laskar Merah Putih di bawah komando ketua umum Adek Erfil Manurung," ujar Wakil Ketua Umum OKK Markas Besar Laskar Merah Putih, Chandra Bamaisyarah, kepada wartawan di Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2020).

Karena itu, Chandra menegaskan bahwa Laskar Merah Putih di bawah kepemimpinan Adek Erfil Manurung adalah organisasi masyarakat skala nasional yang sah di mata pemerintah Republik Indonesia.

"Atas dasar ini kami tegaskan untuk oknum-oknum yang ada di luar dari organisasi kami, dimana mereka masih memakai atribut seragam loreng, mars Laskar Merah Putih, atau mengaku sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih, saya nyatakan itu adalah ilegal," tegasnya.

Chandra juga mengaku bahwa pihaknya memblokir sistem administrasi badan hukum online (SABH). Dimana SABH ini adalah akses masuk bagi perkumpulan, paguyuban atau organisasi untuk mendapatkan suatu pengakuan dimata pemerintah.

"Kami tidak ingin ada oknum-oknum di luar sana yang berusaha masuk ke Kemenkumham untuk mendaftarkan diri memakai kemiripan nama organisasi kami, memakai atribut atau seragam dari organisasi kami, dan mengaku-ngaku sebagai pimpinan dari organisasi yang kami miliki," katanya.

"Maka dari faktor itulah kami berinisiatif dan atas koordinasi kami dengan Kemenkumham, dengan condite banyak oknum yang mengakui dan menginginkan Laskar Merah Putih, lebih baik kami blokir seperti itu," ucap Chandra.

Menurutnya, Kemenkumham juga menyarankan jika masih ada oknum yang mengakui kepemimpinan dalam organisasi Laskar Merah Putih, agar pihaknya melakukan somasi terbuka, dan langkah selanjutnya adalah melakukan upaya-upaya proses laporan secara hukum.

"Karena Laskar Merah Putih ini organisasi masyarakat independen skala nasional yang masih clear and clean dimata pemerintah, jadi wajar jika ada oknum-oknum yang ingin mencoba merebut kekuasaan dalam organisasi ini," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00