Minim Informasi, Penyebab Kaum Muda Tidak Cinta Rempah

KBRN, Jakarta : Generasi muda Indonesia saat ini dinilai kurang mendapat informasi tentang rempah-rempah. Hal itu menjadi salah satu penyebab anak muda Indonesia saat ini kurang peduli dengan keberadaan rempah.

"Mungkin faktor dari keluarga tidak menginformasikan bahwa rempah jauh lebih berkhasiat daripada obat-obatan lain yang biasa kita konsumsi. Selain itu mungkin di sekolah pemahaman tentang rempah-rempah masih minim," ujar Peneliti Balai Litbang Kesehatan Aceh, Mufida, dalam acara Numpang Nampang di Pro 2 RRI Jakarta, Jum'at (23/10/2020).

Mufida mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki program kegiatan tentang Jalur Rempah. Menurutnya program itu sangat positif, karena dapat menggali potensi-potensi sejarah dan budaya.

"Selain itu juga bisa menjadi ajang untuk pengenalan kepada generasi muda, terkait keberadaan rempah yang bisa kita konsumsi dan bisa kita tanam di sekitar tempat tinggal kita, seperti program apotik hidup," katanya.

Mufida menilai, proses pengenalan rempah ini tidak bisa diakukan secara instan. Terlebih untuk generasi muda yang membutuhkan bukti dulu, kemudian baru bisa mengambil sikap.

"Jadi memang tugas dari kita semua yang sudah mengetahui (rempah) seperti orangtua atau kakak kakaknya yang sudah terlebih dahulu mengetahui tentang manfaat rempah, mungkin bisa dibagi informasinya atau dibuat langsung biar dikonsumsi," ucapnya.

"Jadi mereka (kaum muda) tidak mencintai atau tidak mengetahui karena mungkin minimnya informasi yang mereka peroleh atau tidak dilihat secara langsung seperti apa sih rempah-rempah yang bermanfaat itu," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00