Lemhanas Resmi Tutup Program Pendidikan Reguler Angkatan LXI Tahun 2020

KBRN, Jakarta : Lembaga Ketahanan Nasional RI (Lemhanas), resmi menutup Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXI tahun 2020.

Gubernur Lemhanas RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo mengatakan ilmu atau bekal yang didapat para alumni selama menjalankan pendidikan, diharapkan dapat menjadi pedoman dalam penyusunan kebijakan di lingkungan kerja masing-masing. 

"Dengan bekal pemgetahuan yang diberikan selama 6 bulan, Lemhanas RI menaruh harapan besar kepala seluruh alumni PPRA 61, untuk mampu mengimplementasikan seluruh ilmu, pengetahuan, dan wawasan yang diperoleh selama pendidikan, melalui pemahaman dan cara berfikir komprehensif, integral, holistic dan sisteming. Bekal ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan berbagai kebijakan sesuai dengan penugasan dilingkungan kerja masing-masing," kata Agus Widjojo saat menutup PPRA LXI, di Gedung Lemhanas RI Jakarta, Rabu (14/10/2020). 

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Mayor Jenderal TNI Rahmat Pribadi mengatakan meski proses belajar mengajar tidak sesuai dengan kalender pendidikan yang dikarenakan pandemi Covid-19, program pendidikan berjalan cukup baik dan lancar. 

"Program pendidikan telah berjalan dengan cukup baik dan lancar, Meski penuh dengan keterbatasan karena tidak sesuai dengan kalender pendidikan yang kita rencanakan, akibat pandemi Covid-19. Beberapa kegiatan utama tidak bisa dilaksanakan seperti outbond, SSDN, dan SSLN. Hal ini berdampak pada proses belajar mengajar yang seharusnya dilaksanakan secara tatap muka menjadi dilaksanakan secara virtual," ujarnya. 

Sebagai informasi, adapun jumlah alumni PPRA XLI tahun 2020 sebanyak 100 orang, yang terdiri dari : Kementerian, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) 15 orang, Copertis 1 orang, Tokoh Masyarakat 1 orang, Organisai Masyarakat 8 orang, Lembaga non struktural 2 orang, BUMN 2 orang, Pemprov 2 orang, Partai politik 1 orang, TNI 40 orang (TNI AD 17 orang, TNI AL 12 orang, TNI AU 11 orang) dan Polri 18 orang.

Sedangkan alumni dari negara sahabat terdiri dari 10 orang, yang berasal dari Singapura 1 orang, Myanmar 1 orang, Laos 1 orang, Malaysia 2 orang, Srilanka 1 orang, Saudi Arabia 1 orang, Kamboja 1 orang, Nigeria 1 orang, dan Pakistan 1 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00