Ketum FKPPI Prioritaskan Konsolidasi Emosional dan Organisasi

Ketua Umum Keluarga Besar FKPPI, Pontjo Sutowo

KBRN, Jakarta : Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), menggelar webinar dan HUT FKPPI yang ke 42 tahun secara virtual Sabtu (12/9/2020). Adapun tema dari acara tersebut adalah "Bersatu dan berdaulat dalam mempertahankan Pancasila UUD 1945 dan negara kesatuan Republik Indonesia". 

Dalam sambutannya, Ketua Umum Keluarga Besar FKPPI Pontjo Sutowo mengatakan dalam lima tahun kedepan, pihaknya akan memprioritaskan program yang berkaitan dengan konsolidasi emosional dan konsolidasi organisasi. 

"Konsolidasi emosional tentu memang harus terus kita upayakan secara berkelanjutan untuk menjadikan FKPPI solid yang satu jiwanya, dan satu badannya sebagai alat pemersatu sekaligus alat mencapai tujuan bersama. Untuk konsolidasi organisasi, salah satu prioritas yang harus kita lakukan adalah menata pola hubungan FKPPI dengan Pembina (TNI dan Polri) mengingat FKPPI tidak lagi mempunyai hubungan struktural dengan TNI/Polri," kata Pontjo.

Lebih lanjut Pontjo menjelaskan bahwa FKPPI merupakan “Rumah Bersama” yang anggotanya secara individual berkiprah di berbagai bidang pengabdian, yang seringkali juga berbeda dalam pandangan dan pilihan politiknya. 

Menurutnya, periode inilah yang menjadikan FKPPI semakin mandiri, lebih mematangkan dan mendewasakan kader-kadernya untuk selalu hidup harmoni dalam perbedaaan sebagai wujud semangat gotong royong yang menjadi ciri bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan demikian, melalui webinar ini diharapkan bisa bertukar pikiran dan gagasan untuk mencari berbagai format atau bentuk-bentuk hubungan atau kerjasama yang dapat dibangun antara FKPPI dan TNI/Polri atas dasar kesamaan komitmen kita terhadap bangsa dan negara. 

Kesamaan komitmen tentu merupakan prasyarat agar FKPPI bisa membangun kerjasama dengan TNI dan Polri. Untuk itulah FKPPI harus mampu menjaga kuat komitmennya terhadap bangsa dan Negara Indonesia tercinta dengan tidak melibatkan diri pada politik praktis atau day-to-day politics, sekaligus menjaga soliditas di semua jajaran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00