FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Karaoke Masterpiece Kedapatan Langgar PSBB

Bambang juga menyampaikan pihaknya akan bersurat dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta untuk penerapan aturan terhadap pelanggaran yang dilakukan Karaoke dan Bar Masterpiece tersebut.

"Untuk penegakan aturan kami berkoordinasi dengan Satpol PP, kemungkinan dikenakan penyegelan dan denda akibat pelanggaran ini," kata Bambang.

Diketahui, tempat hiburan malam seperti karaoke, diskotek, spa dan sejenisnya tidak diizinkan untuk beroperasi pada masa PSBB Transisi Fase I ini.

Jika melanggar, Pemprov DKI akan mengenakan hukuman sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta nomor 51 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

“Aturan itu mengamanatkan akan ada denda sebesar Rp25 juta bagi perusahaan/tempat usaha yang melanggar ketentuan dalam regulasi tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat untuk melaporkan pelanggar PSBB Transisi. Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan menindaklanjuti laporan itu dan memberikan sanksi.

"Harus ada pemberian sanksi yang tegas supaya menjadi pelajaran dan shock therapy bagi semuanya dan bagi yang bersangkutan untuk tidak lagi melakukan pelanggaran," katanya.

Menurut pria yang biasa disapa Ariza, laporan pelanggaran PSBB Transisi dapat berupa foto atau video yang tidak akan bisa disanggah. “Masyarakat bisa memanfaatkan platform digital untuk melapor ke Pemprov DKI, seperti lewat media sosial,” pungkasnya.

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00