AMAK Pertanyakan Mangkraknya Pembangunan RSUD M. Zein

KBRN, Jakarta : Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) meminta pertanggungjawaban Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit terkait mangkraknya pembangunan RSUD M. Zein di puncak Bukit Kabun Taranak, Pesisir Selatan (Pessel).

Ketua AMAK Asribel mengatakan pembangunan RSUD M. Zein memang sudah bermasalah sejak awal saat Nasrul Abit masih menjabat Bupati Pessel. Untuk itu, ia akan meminta pertanggungjawaban Nasrul Abit.

“Kalau mesti dibangun kenapa tidak di arah selatan seperti air haji,” Ujar Asribel, Kamis (30/7/2020).

Lebih lanjut, Asribel mempertanyakan waktu pembangunan rumah sakit. Menurutnya pembangunan rumah sakit di akhir masa jabatan Nasrul Abit sangat janggal. Terlebih pembangunan rumah sakit memakan biaya yang tak sedikit.

“Pembangunan di akhir-akhir masa jabatan Nasrul Abit. Apa maksudnya itu? Agak janggal. jadinya anggaran dari pusat terbengkalai,” Kata Asribel

Karena kasus ini sudah terlalu lama dibiarkan, Asribel mendesak agar instansi-instansi terkait agar menindaklanjuti kasus ini. Nantinya, Asribel dan kelompok mahasiswa akan melakukan unjuk rasa agar suara dan keresahan mereka dapat didengar.

“Kami akan aksi di depan kantor mapolda untuk mendesak KPK, untuk mengusut masalah itu, karena sudah terlalu lama,” Terang 

Seperti diketahui, gedung baru RSUD M. Zein Painan dibangun melalui pinjaman Pemkab Pessel pada Pinjaman Investasi Pusat (PIP) sebesar Rp99 miliar, berdasarkan Perda nomor 4 tahun 2013, tentang Pinjaman Pemerintah Daerah Pada PIP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00