Langgar PSBB, SMAN 2 Depok Lakukan MPLS Tatap Muka

Siswa Kelas X SMAN 2 Depok usai MPLS Tahap Pertama

KBRN, Depok : Meskipun sudah dilarang oleh Wali Kota Depok Idris Abdul Somad dan oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah II Bogor-Depok Aang Karyana. SMAN 2 Kota Depok tetap melakukan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tatap muka, Senin (13/7/2020).

Ketua Osis Fikri menuturkan, ada tiga tahap kegiatan MPLS kelas X SMAN 2 Depok. Dimana masing-masing tahapnya dilakukan selama 1 jam dan diikuti oleh 120 siswa.

Mereka dibagi kedalam enam kelas dan masing-masing kelas terdiri dari 20 siswa. Tahap pertama pukul 08:00-09:00 WIB, tahap kedua pukul 09:30-10:30 WIB dan tahap tiga pukul 11:00-12:00 WIB.

"Iya ada MPLS hari ini, digelar dalam tiga tahap dan masing-masing tahap terdapat enam kelas. Tiap kelasnya maksimal 20 siswa," tutur Fikri kepada RRI dilokasi.

Pantauan RRI, setiap siswa yang baru datang dilakukan protokol kesehatan yang ketat. Berupa pengukuran suhu tubuh dengan thermogun, cuci tangan dengan hand sanitizer dan wajib menggunakan masker.

Hawa, salah satu siswa SMAN 2 menuturkan di MPLS siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, struktur organisasi sekolah, etika dan sopan santun. Serta pengenalan aplikasi yang bakal digunakan pada saat MPLS secara daring.

"MPLS tatap muka cuman hari ini. Besok kan MPLS dilakukan secara daring, jadi tadi dikasih tau aplikasi apa saja yang akan digunakan MPLS besok. Diantaranya Whatsapp, google meet, classroom dan lainnya," ujar Hawa.

Selain itu, sambung Hawa, hari ini siswa juga diminta untuk membayar uang seragam sekolah sebesar Rp1.7 juta.

"Selain MPLS, temen-temen yang belum bayar uang baju seragam, bayar itu juga tadi," tambahnya.

Sementara itu, meskipun sedang zona kuning, namun tidak tampak satupun tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Depok dilokasi.

Sebelumnya dalam rilis gugus tugas pp Covid-19 Kota Depok, Minggu (12/7) Idris meminta agar MPLS dan pengenalan bakat minat siswa mulai 13-17 Juli 2020 harus dilakukan secara online dan dilanjutkan pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR). (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00