Rakernas ALPPIND, Perempuan Diminta Bersatu dan Berkontribusi untuk Bangsa

KBRN, Jakarta : Penguatan keluarga dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Karena keluarga juga berkontribusi dalam pembentukan sumber daya manusia yang handal.

Demikian dikatakan Ketua Umum Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND), Atifah Hasan, dalam acara Rakernas sekaligus Pelantikan 19 Pengurus Wilayah ALPPIND, secara daring, Ahad (12/7/2020).

"Fokus utama perjuangan ormas ini adalah penguatan keluarga dalam pembangunan nasional, karena peran keluarga tidak dapat dikesampingkan dalam pembentukan SDM bangsa dan negara," ujar Atifah.

Menurutnya, ALPPIND adalah ormas yang memiliki misi sebagai wadah bagi para muslimah untuk ikut berperan aktif mengentaskan persoalan-persoalan bangsa, dan turut serta dalam mendidik perempuan-perempuan Indonesia dalam segala sisi.

Atifah mengaku pentingnya penguatan keluarga mendorong ALPPIND menyatukan potensi perempuan-perempuan Indonesia dari berbagai profesi yang meliputi ustadzah, akademisi, pengusaha, seniman, tenaga kesehatan, ahli hukum dan lain lain guna terwujudnya Indonesia maju.

Sebagai ormas besar dan memiliki cita-cita dan jangkauan yang besar, lanjutnya, ALPPIND menganggap betapa pentingnya menjalin kemitraan dengan beberapa pihak.

“Tentunya yang memiliki visi dan misi yang sama terhadap bangsa ini. Karena itu, ALPPIND membuka peluang kerjasama program dengan beberapa ormas dan institusi lainnya," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pakar ALPPIND, Din Syamsuddin mengatakan sebagai organisasi, ALPPIND perlu mengambil ciri khas sebagai gerakan.

Din berharap ALPPIND menjadi organisasi perempuan yang menghimpun berbagai potensi dan menghimpun keragaman kaum perempuan Indonesia sebagai wadah kemajemukan.

"Juga peduli terhadap Indonesia tujuannya. Beri perhatian dan kepedulian karena Indonesia yang berdiri tegak tak lepas dari perjuangan ulama dan tokoh Islam," kata Din.

Selanjutnya : Pengantar

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00