Optimalkan Gelombang 4 Prakerja, 10.000 Barista Merdeka Bencoolen Coffee Ikut Pelatihan

KBRN, Jakarta: Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Pra Kerja, Panji Winanteya Ruky menyatakan bahwa pelatihan barista dan wirausaha kopi  termasuk ke dalam 4 paket materi yang dibeli oleh sebagian dari 456.256 total peserta gelombang pertama dan kedua pada program Kartu Pra Kerja.

Kedua materi tersebut digemari karena dapat memperkuat skill berwirausaha para pemula di tengah pandemik Covid-19, serta merupakan suatu pelatihan yang aplikatif dan siap diimplementasikan oleh masyarakat secara mandiri.

“Program pelatihan 10.000 Barista Merdeka dan Usaha Kopi Pemula yang ditargetkan oleh The Bencoolen Coffee merupakan program Prakerja yang terdiri dari pelatihan barista, pemasaran kopi secara online, membuka usaha kopi kekinian, hingga menjadi agen Kopi Indonesia, ujar Yulianti Agustina, Project Manager Program Pelatihan Barista & Usaha Kopi, Jumat (29/5/2020).

Program ini, lanjut Yulianti, tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga memfasilitasi ketersediaan lapangan kerja sektor kopi melalui pendampingan hingga skala RT sampai tingkat nasional.

“Kami juga memastikan setelah pelatihan dapat usaha dengan dukungan supply bahan baku serta Akses Permodalan secara konsisten dari bencoolen coffee, sehingga pelatihan lebih optimal dari pelatihan lainnya yang ada di Program Prakerja,” katanya.

The Bencoolen Coffee mendapat dukungan penuh dari Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, karena program ini turut mengangkat Bengkulu yang merupakan nomor 3 tertinggi penghasil Kopi Robusta di Indonesia.

Pelatihan yang dapat diakses melalui website prakerja.bencoolencoffee.com ini diharapkan membuat para peserta yang kompeten dapat berkembang sebagai mitra perwakilan di desa se-Indonesia, supaya turut serta memajukan kopi Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00