20 Ribu Massa PROJO Akan Dengar Arahan Presiden Joko Widodo Pada Pembukaan Kongres Ke - II PROJO

KBRN, Jakarta: Menjelang Kongres ke - II PROJO yang akan diselenggarakan di JiExpo, Kemayoran Jakarta Pusat pada tanggal 7-8 Desember 2019, PROJO menyelenggarakan

Konferensi pers terkait persiapan pra Kongres II PROJO yang digelar di kantor DPP PROJO, Jalan Pancoran Timur Raya, No 37, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis, (5/12/2019)

Kongres ke II - PROJO mengusung tema "Berani Untuk Maju".

Sekjen PROJO, Handoko pada konfrensi pers itu mengatakan sebagai orgganisasi masyarakat yang taat dan patuh pada AD/ART, PROJO akan menggelar Kongres II PROJO selama 2 hari yakni pada tanggal 7 - 8 Desember 2019 di JIExpo Kemayoran Jakarta.

"Kongres ini akan dihadiri oleh delegasi dari seluruh DPC dan DPD se - Indonesia. Puluhan ribu kader dan simpatisan PROJO akan hadir dalam rangkaian acara pembukaan kongres", ujar Sekjen PROJO Handoko saat konfrensi pers hari ini Kamis (5/12/2019)

Handoko menegaskan Presiden Joko Widodo sebagai Dewan Pembina PROJO direncanakan akan hadir dan memberikan arahan-arahan secara strategis bagi organisasi dan seluruh kader Projo sekaligus membuka secara resmi kegiatan kongres pada tanggal 7 Desember 2019.

"Hinga saat ini belum ada informasi atau konfirmasi dari protokoler dari istana tetkait perubahan agenda Presiden. Harapan dan doa kita semua semoga Bapak Presiden Jokowi tidak ada halangan dan bisa hadir dalam moment penting Kongres ke- II PROJO," harapnya.

Agenda Kongres ke - II PROJO, kata Handoko antara lain adalah memilih dan menetapkan ketua umum, menetapkan program kerja 5 tahun kedepan dan merumuskan sikap politik PROJO.

"Sebagai forum tertinggi, kongres ke - II PROJO diharapkan akan menghasilkan keputusan-keputusan penting yang akan menjadi arah bagi peran penting dan gerak langkah PROJO dalam mengisi dan mengawal program-program pemerintahan Jokowi Ma'ruf Amin periode 2019 - 2024 yang termaktub dalam visi Indonesia.Indonesia maju yang berbasis pada sumber daya manusia.

"Pemerintahan Presiden Joko Widodo selama periode 2014 - 2024 harus menjadi legacy bagi bangsa Indonesia", tandasnya.

Handoko menegaskan PROJO berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.

"Sistem pemerintahan presidensial yang kita yakini sebagai faktor utama pembentukan pemerintahan yang kuat, juga sangat penting untuk mendapatkan dukungan dan penguatan", ujarnya.

Menurut Handoko wacana penambahan periode masa jabatan presiden menjadi 3 kali atau mengembalikan proses pemilihan presiden dan wakil presiden ke MPR merupakan langkah mundur demokrasi di Indonesia.

"Wacana itu juga berlawanan dengan semangat penguatan sistem demokrasi dan hakikat kedaulatan rakyat", tegasnya.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Kongres ke - II PROJO Panel Barus mengungkapkan kongres ke - II PROJO akan di buka oleh Dewan Pembina PROJO yaitu Bapak JOKO WIDODO dan dihadiri oleh menteri kabinet Indonesia Maju dan para petinggi partai politik. Selain itu akan di hadiri oleh 20 Ribu massa PROJO.

"Kongres II PROJO adalah sebuah langkah konsolidasi untuk menyatukan pemikiran atas situasi politik ke depan serta menyatukan tindakan guna suksesnya pemerintahan Jokowi pada periode kedua ini,” katanya.

Perhelatan lima tahunan itu akan dibuka Presiden Jokowi dan ditutup Wapres KH Ma’ruf Amin.

"Seluruh kader PROJO menantikan arahan angsung dari Presiden Jokowi pada Sabtu malam (7/12/2019), terutama mengenai peran relawan ke depan. Dengan estimasi 20 ribu pengurus dan massa PROJO, arena kongres diperkirakan semakin meriah dengan panggung rakyat dan festival kuliner Nusantara", ujarnya.

Panel Barus menjelaskan, Kongres ke - II PROJO akan diawali dengan apel akbar sekitar 20 ribu massa. Barisan militan tersebut disiapkan menjadi instrumen utama penggerak Visi Indonesia dan Presiden Jokowi dalam mencapai kesuksesan pemerintahan periode ke-2. (IRV)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00