Dua Tahun Capaian Badan Bahasa Kemendikbudristek

KBRN, Jakarta: Selama dua tahun terakhir, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah melakukan berbagai transformasi, yaitu transformasi di bidang kelembagaan dan transformasi di bidang program dan anggaran. Capaian tersebut terangkum dalam “Dua Tahun Badan Bahasa dalam Angka”. 

“Kami susun buku dua tahun Badan Bahasa untuk menjadi acuan. Apa yang kami kerjakan, ini adalah bentuk tanggung jawab kepada publik. Ini juga sebagai sarana silaturahmi antara kami dengan media massa,” tutur Kepala Badan Bahasa E. Aminudin Aziz, dalam keterangan tertulis Senin (4/7/2022). 

Aminudin mengungkapkan, transformasi Badan Bahasa di bidang kelembagaan yaitu a) Pendirian/pembentukan Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa (Pustanda). Peningkatan eselon 15 Balai Bahasa berdasarkan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2022; c) Rincian tugas Balai dan Kantor Bahasa berdasarkan Kepmendikbudristek Nomor 257/O/2022; d) Pembentukan Jabatan Fungsional Widyabasa berdasarkan Permenpanrb Nomor 2 Tahun 2022; e) Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) berdasarkan Kepmenaker Nomor 198, 203, 204, 205, 207 Tahun 2021; serta f) Penyelesaian renovasi kantor pusat Badan Bahasa untuk optimalisasi dukungan kelembagaan dalam bentuk infrastruktur. 

Sementara itu, Lanjut, Aminudin, tranformasi yang dilakukan Badan Bahasa di bidang program dan anggaran berupa a) Penyusunan dan penetapan program prioritas: literasi kebahasaan dan kesastraan, pelindungan bahasa dan sastra, dan internasionalisasi bahasa Indonesia; b) Peningkatan alokasi anggaran; c) Perbaikan daya serap/kinerja anggaran dan program Realisasi; serta d) Pengawalan program melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP). 

Melihat catatan capaian program Badan Bahasa selama dua tahun, Aminudin Aziz menyampaikan apresiasinya. 

“Alhamdulillah, Badan Bahasa telah berhasil merealisasikan target kinerja selama dua tahun yang ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja yang disusun dalam bentuk capaian Badan Bahasa. 

Dengan demikian, capaian, inovasi, dan strategi pencapaian target kinerja Badan Bahasa selama dua tahun secara objektif dapat terlihat,” ujarnya. 

Dalam hal literasi kebahasaan dan kesastraan, Badan Bahasa menerbitkan buku bacaan literasi. Terkait dengan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Badan Bahasa telah memetakan Sebaran Lokasi Kajian Vitalitas Bahasa Daerah dan Model Revitalisasi Bahasa Daerah.  Internasionalisasi Bahasa Indonesia. 

Selama dua tahun terakhir, telah banyak dilakukan kerja sama oleh BPP Bahasa dengan berbagai pihak, di antaranya perguruan tinggi, pemerintah kota, dan pemda. 

Penghargaan yang diperoleh oleh Badan Bahasa periode 2020–2021. - Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian PANRB kepada Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra memperoleh predikat Zona Integritas–Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI–WBK). -Penghargaan dari Kemendikbudristek yaitu Pengelola LHKPN Terbaik. -Penghargaan dari KOMPAS atas Partisipasi dalam Edisi Sumpah Pemuda. -Penghargaan oleh MURI atas capaian Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka yang diikuti secara Daring oleh 5.000 Pelajar Setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). -Penghargaan dari MURI atas Rekor Peserta UKBI Terbanyak yang Menggunakan Busana Adat Terbanyak. 

"Badan Bahasa terus melakukan inovasi, tidak hanya inovasi di tengah pandemi, tetapi juga untuk meningkatkan akses, memberikan manfaat, serta dampak yang baik kepada masyarakat", tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar