Dedi Mulyadi Raih Satyalancana Kebudayaan

KBRN, Jakarta : Kemajuan suatu bangsa tentu saja tidak terlepas dari kepedulian warga negaranya dalam upaya terciptanya kelestarian budaya di negara tersebut.

Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang terdiri dari berbagai suku, adat istiadat, bahasa dan kearifan lokal yang lahir dari cipta rasa dan karya nenek moyang sejak ratusan tahun yang lalu, sejatinya memiliki suatu sistem pelestarian agar tidak punah ditelan zaman.

Sistem tersebut juga ditopang oleh keberadaan dan peran pelaku budaya yang memiliki perhatian dalam menjaga warisan budaya leluhur.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid menyatakan, pentingnya pembinaan terhadap pelaku budaya adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam siklus pemajuan kebudayaan, khususnya pelestarian.

"Salah satu upaya pembinaan yang dapat dilakukan oleh negara adalah dengan memberikan penghargaan, atau apresiasi pada pihak-pihak baik individu maupun kelompok yang dinilai memiliki kontribusi nyata, serta diakui oleh negara bahkan di kancah internasional," ujar Hilmar dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Salah satu penghargaan yang diberikan pemerintah adalah Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI yang di dalamnya terdiri dari 3 jenis penghargaan yaitu Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Paramadharma dan Satyalancana Kebudayaan.

"Tujuan dari Pemberian Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden secara khusus merujuk pada Pasal 3 UU No. 20 Tahun 2009 yakni untuk menghargai jasa setiap orang, kesatuan, institusi pemerintah atau organisasi yang telah mendarmabaktikan diri dan berjasa besar dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Hilmar.

Dari beberapa usulan Kemendikbudristek pada tahun 2021, Sekretariat Militer Presiden melalui Dewan Gelar dan Tanda Jasa berhasil meloloskan empat orang penerima Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI.

Yaitu, satu orang penerima Bintang Budaya Paramadharma atas nama (Alm.) Bapak Kusumokesowo dan satu orang penerima Bintang Jasa Utama atas nama (Alm.) Bapak Rusdi Sufi.

"Kedua penerima ini telah dilakukan penyerahan Penghargaan oleh Presiden RI pada tanggal 12 Agustus 2021 lalu di Istana Negara," ucap Hilmar.

Selanjutnya : Ditjen Kebudayaan

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar