Dramatis, Terhimpit beton bekas tower PDAM selama 6 jam korban berhasil dievakuasi

Korban JS pasca dievakuasi dirawat di RS Mitra Keluarga, Jalan Raya Margonda, Jumat (15/10).

KBRN, Depok: Setelah evakuasi yang dramatis, korban JS berumur 12 tahun berhasil dievakuasi dari reruntuhan beton dan Crane yang terguling menimpa rumah korban, Jumat (15/10/2021). 

Karena beton yang menghimpit korban cukup besar sehingga membutuhkan waktu 6 jam, dari pukul 09:00 hingga pukul 15:00 WIB untuk mengevakuasi korban. 

Adapun Tim evakuasi terdiri dari tim Dinas Damkar, Tagana dan PMI Kota Depok. 

Usai di evakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit Mitra Keluarga di Jalan Raya Margonda untuk mendapatkan penanganan medis. 

"Korban berhasil dievakuasi tadi pukul 15:00 WIB. Jadi JS itu terhimpit beton selama 6 jam," tutur Leon tetangga korban kepada RRI, dilokasi. 

Sesaat setelah kejadian Zaidar ayah korban teriak ke Leon untuk membantu mengevakuasi anaknya JS yang masih berada didalam rumah dan terhimpit beton eks tower air PDAM. 

"Habis kejadian Zaidar teriak ke saya kenceng-kenceng, Leon tolong bantu anak saya didalam ada dua. Saat itu Zaidar sedang berlumuran darah dari bagian kepalanya," ucap Leon. 

"Cuman kan masih debu semua tuh, ya kita bantu seadanya, keluarin puing-puing biar ada jalan masuk ke rumah walaupun kita takut itu (tower) air PDAM rubuh lagi. Sama bapak sebelah Kasnel rupanya juga kena, kita lihat wah udah berdarah dari bagian atas kepalanya," tambah Leon. 

Zaidar dan Kasnel lebih dulu dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil operasional proyek PDAM Depok dilokasi agar segera mendapat pertolongan. Sementara JS yang masih belum bisa dievakuasi karena terhimpit beton cukup besar, akhirnya Leon bersama warga lainnya membantu seadanya sampai Tim Damkar Depok tiba dilokasi. 

Warga lainnya Hermen menyebutkan bahwa saat kejadian JS sedang belajar online atau PJJ didalam kamar rumahnya. Saat korban mendengar suara keras dari luar rumah siswi kelas 7 SMPN 2 Depok ini, sudah berusaha untuk keluar rumah, namun korban tak sempat keluar sudah tertimpa reruntuhan beton bekas tower air PDAM dan Crane yang meninpa atap rumahnya. 

"Korban sudah berusaha keluar, cuman ngga keburu, dia udah terhimpit beton tower PDAM. Saat kejadian JS berada dikamar untuk mengikuti PJJ," ujar Hermen. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00