Gorong gorong di depan DPRD amblas, macet ratusan meter hingga kantor Kejari Depok

Jalan depan DPRD Depok amblas, ciptakan kemacetan, Jumat (24/9). FOTO RRI/Rido Lingga

KBRN, Depok: terjadi kemacetan panjang kendaraan di Depan Gedung DPRD Kota Depok, yang berlokasi di Grand Depok City (GDC), Jumat (24/9/2021). Kemacetan tersebut menarik perhatian Dona salah satu pemilik toko di Jalan Boulevard di samping Mako Dinas Damkar Depok.

"Saya heran ngga seperti biasanya ada kemacetan disini. Saya penasaran cari tahu apa penyebabnya. Ternyata jalan di depan gedung DPRD anjlok," tutur Dona kepada RRI dilokasi.

Pantauan RRI, permukaan jalan tepat diatas gorong-gorong, di depan pintu utama gedung DPRD Depok itu amblas. Meski tak amblas total cekungan sedalam 20 cm dan lebar 7 meter itu cukup membuat pengendara roda empat akhirnya melambat sehingga menimbulkan kemacetan.

Dona menuturkan, sejak akhir Agustus 2021, jalan Boulevard dari arah GDC menuju Pasar Pucung di depan Mako Dinas Damkar Depok ditutup sementara. Lantaran Dinas PUPR Kota Depok sedang ada pekerjaan pembangunan jembatan di kedua ruas jalannya.

Sehingga jalur kendaraan dari GDC menuju Pasar Pucung dialihkan melalui jalur alternatif, Jalan di depan gedung DPRD hingga U-Turn Jalan Boulevard dibelakang kantor Kejari Depok.

"Biasanya ngga pernah macet disini sebelum jalan di depan gedung DPRD amblas," ujar Dona.

Udon salah satu security BPN Depok mengatakan, amblasnya gorong-gorong di jalan depan DPRD karena dilintasi oleh truk molen pada malam harinya.

"Kalau cuman mobil pribadi aja sih ngga mungkin amblas. Kalau malam itu mobil truk molen melintas dari sini, sedangkan gorong-gorongnya kecil," ujar Udon.

Padahal, sambung Udon, Dinas Perhubungan Kota Depok telah menempatkan 30 personel dilokasi untuk menjamin kelancaran di jalur alternatif tersebut sampai proyek pembangunan jembatan Jalan Boulevard rampung Desember 2021.

"Kan ada petugas Dishub tuh jagain proyek, harusnya mereka melarang truk lewat sini. Diarahkan ke jalur alternatif lain aja biar jalan di depan DPRD ngga amblas," imbuh Udon. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00